Tips Supaya Diangkat Menjadi Karyawan Tetap


If you want to be strong, learn how to fight alone !!!

Apakah Anda sedang berjuang menjadi karyawan tetap? Mengingat sekarang banyak sekali perusahaan yang menerapkan sistem kerja kontrak atau outsourcing kepada kebanyakan karyawanya, maka bagi anda seorang karyawan pasti akan merasa khawatir di saat mendekati masa berakhir kontrak tersebut. Itu dikarenakan adanya pemutusan kontrak kerja dengan perusahan tempat anda bekerja.

Wajar apabila hal semacam itu pernah anda alami, karena memang dunia kerja saat ini bisa dibilang cukup kejam. Makin banyaknya pencari kerja baru menjadi salah satu faktor perusahan seakan jual mahal dengan karyawan kontrak yang lama.

Persaingan antara karyawan yang satu dengan yang lain pun sangatlah ketat, dikarenakan untuk lepas dari julukan outsourcing menjadi karyawan tetap tidaklah mudah.

Namun jangan ciutkan nyali anda. Untuk dapat menandatangani perjanjian kerja baru dari masa percobaan menjadi karyawan tetap bukanlah hal yang tidak mungkin. Berikut beberapa tips untuk karyawan kontrak agar bisa menjadi karyawan tetap :

#1. Menjadi karyawan yang selalu berinisiatif

Menjadi seorang karyawan kontrak tentu akan membuat anda sedikit berjarak dengan karyawan lain apalagi jika karyawan lain tersebut adalah karyawan tetap. Memang tidak di setiap lingkungan kerja seperti itu, namun ada baiknya jika anda memiliki inisiatif untuk memulai pembicaraan terlebih dahulu agar suasana kerja di sekitar anda menjadi lebih nyaman.

    Selain tentang hal diatas, anda juga sebaiknya berinisiatif untuk ajukan beberapa pertanyaan meliputi kerjaan anda kepada senior anda. Dimana dengan begitu anda bisa mendapatkan hal baru untuk dijadikan pedoman untuk ke depanya selama bekerja di perusahaan tersebut.

    #2. Bekerjalah dengan rajin, bukan hanya rajin tapi juga “smart”

    Dimana pun perusahaanya pasti pimpinan akan menyukai karyawan mereka yang bekerja dengan rajin. Karena dengan rajin dalam bekerja dapat membuat pekerjaan lebih cepat selesai dan pastinya perusahaan diuntungkan dengan itu.

    Maka segeralah buang sifat pemalas anda jauh-jauh supaya kedepannya bisa mendapatkan hasil yang maksimal dari sifat rajin yang anda tanamkan.

    Rajin dan smart, hanya rajin namun tidak smart, kamu hanya akan jadi suruhan banyak orang.

    #3. Take Your Chance (ambil kesempatanmu)

    Di saat anda memiliki peluang untuk menampilkan kelebihan anda kepada perusahaan, maka janganlah ragu untuk mengeluarkanya. Namun perlu diingat, walaupun anda memiliki kesempatan tersebut jangan pernah anda bertindak “sok bisa, sok tahu dan lain sebagainya” yang dapat merusak karir anda di perusahaan tersebut.

    Karena mau bagaimanapun sebagai seorang karyawan yang masih dalam masa percobaan, anda masih dalam pantauan pimpinan perusahaan.

    #4. Anda adalah karyawan jujur

    Hal yang satu ini tidak hanya akan membuat anda sukses di dalam perusahaan. Namun setiap kali anda melangkah dimana pun dengan berpegang teguh untuk bertindak dan berperilaku jujur maka, bukanlah tidak mungkin hasil yang terbaik dan maksimal akan anda raih.

    #5. Cepat beradaptasi dengan suasana baru dan tantangan baru

    Pandai-pandailah untuk bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja tempat anda bekerja. Dari hal sepele seperti cara berpakaian hingga bertutur kata dengan baik wajib anda miliki. Dengan begitu karyawan lain akan menyukai anda dan itu pasti akan membuat anda lebih merasa nyaman dalam bekerja. Hal terbut juga akan berimbas pada hasil kerja anda yang maksimal untuk perusahaan.

    #6. Bersikap profesional

    Banyak kepribadian yang pastinya berbeda antara karyawan yang satu dengan yang lain, dan hal itu yang menuntut anda untuk tidak menanggapi suatu kejadian secara personal dikantor. Tetaplah bertindak profesional sebagai karyawan dari suatu perusahaan yang mempunyai tanggung jawab akan pekerjaan.

    #7. Kenali Perusahaan Secara Menyeluruh

    Dengan wawasan yang penuh tentang perusahaan dimana anda bekerja, tentunya sangat membantu bertambahnya semangat kerja. Karena dengan begitu anda lebih termotivasi untuk ikut ambil andil dalam perkembangan perusahaan.

    #8. Pribadi yang Percaya Diri

    Percaya diri di dalam bekerja bukan berarti tidak mau bertanya apabila ragu akan hal baru yang anda dapati di perusahaan. Apabila anda berada dalam situasi tersebut sebaiknya jangan ragu untuk bertanya kepada senior. Percaya diri yang dimaksud adalah tampilkan kepastian apabila anda memang merasa benar dalam hal apapun yang meliputi pekerjaan.

    #9. Bermental Baja

    Wajib dan diharuskan untuk anda memiliki mental sekeras baja apabila ingin terus bertahan dalam mengejar target, dalam hal ini yang dimaksud target yaitu menjadi karyawan tetap. Dengan semakin berpengaruhnya anda di perusahaan bukan berarti saatnya untuk berleha-leha, melainkan anda harus semakin meningkatkan kualitas anda. Karena dengan begitu akan semakin tinggi juga tekanan yang anda terima di lingkungan kerja, dalam hal ini yaitu tekanan dari persaingan antar karyawan.

    #10. Mentaati Peraturan Perusahaan

    Jangan pernah anda mengacuhkan tata tertib yang diberlakukan di perusahaan. Karena sekecil apapun peraturan yang anda langgar berarti mencoreng nilai kerja anda yang sebelumnya. Bahkan itu bisa dijadikan alasan pemimpin perusahaan untuk memutus kontrak kerja anda. jadi sebaiknya selalu ikuti peraturan yang ada di dalam perusahaan.

    #11. Jalin Relasi Dalam Perusahaan

    Hal ini akan sangat berguna bagi anda jika dalam keadaan sulit dalam pekerjaan kantor atau kendala di lapangan lainnya yang bersangkutan dengan pekerjaan. Rekan kerja atau relasi dalam lingkungan kerja yang baik akan selalu bersedia membantu apabila junior seperti anda mengalami kesulitan.

    #12. Menata Meja Kerja selalu rapi

    Rumah yang nyaman bagi penghuninya adalah rumah yang dibangun sesuai jati diri pemiliknya, begitu juga dengan meja kerja anda. Dengan penataan yang anda lakukan sendiri tentunya akan selalu membuat gairah kerja anda baik tiap harinya. Hasilnya anda akan mendapatkan hasil yang terbaik dalam pekerjaan dan pimpinan akan memberi nilai plus untuk itu.

    #13. Dapatkan Kepercayaan Pimpinan

    Bukan berarti untuk mendapatkan kepercayaan pimpinan anda harus melakukan segala cara dan mengenyampingkan hal negatif yang bisa membantu anda untuk itu. Namun untuk mendapatkan itu sebaiknya anda selalu pada jalan yang benar.

    Artinya selalu berpegang teguh menjaga prinsip etos kerja yang baik agar di saat pimpinan membutuhkan bantuan, anda selalu bisa dan ada untuk mengerjakannya.

    #14. Manajemen Diri

    Artinya kerjakan kerjaan anda dikantor sesuai dengan porsinya. Jangan pernah coba mengurangi porsi kerja anda. Porsi kerja di sini meliputi beberapa hal seperti waktu, kerjaan, istirahat dan lain sebagainya. Memang terkadang ada suatu hal yang membuat anda kurang bersemangat dalam bekerja. Namun dengan menguasai manajemen diri dan selalu bersikap profesional, maka anda akan tetap bisa bekerja dengan maksimal.

    #15. Bekerja Dengan Pintar

    Bekerja dengan pintar atau kerja cerdas memang agaknya kurang dilakukan kebanyakan orang. Namun hal ini penting untuk anda lakukan di dalam kerjaan. Di saat kerjaan baru harus anda terima, kerjakanlah dengan anggapan bahwa itu tantangan yang mengharuskan untuk dilewati.

    Jika hal sebaliknya terjadi yaitu kerjaan yang monoton menghampiri anda, sebaiknya segera belajar hal baru seperti mempelajari kerjaan senior atau pimpinan. Dengan begitu suatu saat anda akan dibutuhkan selalu bagi perusahaan karena hanya sedikit karyawan yang melakukan hal tersebut.

    #16. Keep Fighting

    Bukan berarti mengajak anda berkelahi, namun yang dimaksud keep fighting disini adalah berani berkompetisi sehat dengan karyawan lain. Tentunya untuk mendapatkan sodoran kontrak kerja sebagai karyawan tetap diperlukan hal-hal seperti ini.

    #17. Ukir Prestasi Kerja

    Kemungkinan untuk menjadi karyawan tetap di suatu perusahaan akan terbuka jika anda berhasil melakukan hal tersebut. Pimpinan perusahaan pasti akan pertahankan karyawan seperti anda apabila memang banyak prestasi kerja yang anda torehkan.

    #18. Selalu belajar dan belajar

    Di setiap perusahaan baru tempat anda bekerja pasti akan didapati menu kerja yang berbeda dari perusahaan sebelumnya anda bekerja. Apalagi mengingat anda seorang karyawan kontrak yang notabene akan terus mendapat tumpukan pekerjaan dari senior anda yang menyandang karyawan tetap. Jadi teruslah anda menganggap itu sebagai pembelajaran untuk semakin mengenal berbagai macam kerjaan di perusahaan tempat anda bekerja.

    #19. Pandai Memprioritaskan Pekerjaan

    Bukan tidak mungkin sebagai karyawan kontrak anda akan sedikit ditindas dengan kerjaan dari pimpinan atau senior. Di saat seperti itu anda harus pandai memprioritaskan mana yang harus anda kerjakan terlebih dahulu.

    #20. Jadikan Diri Menjadi Pribadi Yang Berkualitas

    Berkualitas tidak hanya dalam bertutur kata saat dikantor, namun praktek kerja anda harus benar-benar bermutu agar hasil kerja juga mengikuti. Segala sesuatu yang anda hadapi dikantor sebaiknya dilakukan dengan penuh perhitungan agar bisa menghasilkan pribadi yang menjadi panutan.

    #21. Jadilah karyawan yang loyal pada pekerjaan

    Sangat jarang karyawan yang bisa memberikan loyalitas penuh kepada perusahaan, apalagi mengingat karyawan tersebut adalah karyawan kontrak. Perlu menjadi cermin bagi anda bahwa hal tersebut adalah suatu kesalahan. Karena loyalitas tidak hanya harus dilakukan setiap karyawan, namun seorang pemimpin perusahaan pun pasti dan wajib melakukan itu.

    Loyalitas seorang karyawan sangat dibutuhkan untuk perusahaan dimana pun. Untuk masalah hasil dari karyawan yang loyal kepada perusahaanya juga seharusnya mendapat apresiasi lebih dari perusahaan. Dengan itu simbiosis mutualisme akan terjalin erat dan perusahaan pun tersenyum lebar dengan memiliki karyawan yang memiliki loyalitas tinggi.

    #22. Lapang Dada

    Tak hayal tentunya jika suatu ketika anda akan mendapat teguran atau kritikan entah dari karyawan lain atau bahkan pimpinan. Satu hal yang perlu anda lakukan jika dalam posisi tersebut adalah terima dengan hati terbuka alias lapang dada. Karena dengan kritikan anda akan tahu dimana kesalahan yang anda lakukan dan menjadi pembelajaran agar tidak terulang di kemudian hari.

    #23. On Time Dalam Berbagai Hal

    Pekerjaan, kedatangan, dan lain sebagainya yang bersangkutan dengan waktu kerja jangan pernah anda sepelekan. Karena itu pasti menjadi pokok penilaian dari pimpinan kepada tiap karyawanya.

    #24. Pintar Berdiskusi dan Bernegosiasi

    Sangat penting bagi perusahaan memiliki karyawan yang memiliki kemampuan tersebut. Karena dengan adanya karyawan yang pintar berdiskusi bahkan bernegosiasi, akan membawa dampak pemasaran dan perkembangan yang baik untuk perusahaan tersebut.

    #25. Berbagi dalam segala hal

    Berbagi di sini diartikan meluas, tapi dengan pokoknya yaitu jangan pelit dalam berbagai hal. Contohnya jika memang anda memiliki wawasan yang lebih dalam mengatasi suatu hal, alangkah baiknya share itu kepada yang lain. Untuk soal diterima atau tidaknya itu bukan suatu masalah. Setidaknya anda sudah mencoba berbagi apa yang punya.

    #26. Bersikap Ramah pada sesama karyawan dan pimpinan

    Sikap yang satu ini mungkin akan sedikit jarang terlihat jika lingkungan kerja anda kurang nyaman. Namun jangan segan untuk memulainya sendiri. Dengan begitu bisa saja anda melakukan perubahan disitu. Tidak akan ada yang menyalahkan sikap seperti itu, jadi segeralah buang sikap acuh anda dan rubah dengan ramah.

    #27. Jangan Pilih-pilih

    Dalam bergaul dan beradaptasi di lingkungan kerja memang kita sebaiknya memilih rekan yang sama dengan prinsip kerja kita. Ternyata hal tersebut bukan jaminan bagi anda mendapatkan kenyamanan. Sebaiknya tebar kebaikan anda kepada semua orang yang ada di lingkungan kerja anda, agar kenyamanan kerja tercipta di sana. Dengan begitu nilai plus pastinya menunggu anda untuk membantu di saat promosi karyawan tetap diadakan.

    #28. Tunjukan Keterbukaan

    Di sini mengartikan jangan terlalu menutup diri untuk berbaur dengan karyawan lain. Sikap terbuka kepada siapa pun tentunya akan menarik suatu hal positif untuk diri anda. Rasa kekeluargaan pasti akan timbul dengan sendirinya dan itu berimbas pada kenyamanan, hasil kerja, dan semangat tinggi untuk bekerja.

    #29. Brave (Berani)

    Yang artinya berani di sini bukanlah berani melawan atau menentang perusahaan. Tapi berani di sini berarti selalu maju paling pertama dalam berbagai hal jika memang anda merasa mampu melakukannya. Berani juga dalam mengakui kesalahan dan bergegaslah untuk memperbaiki hasil kesalahanmu.

    #30. Memiliki komitmen yang kuat

    Yang terakhir ini lah yang terkadang anda lalaikan di saat anda sudah merasakan kenyamanan. Menjaga komitmen awal anda saat pertama mulai bekerja terkadang menjadi hal yang anda acuhkan. Padahal perusahaan selalu mengawasi anda dengan komitmen awal yang pernah disampaikan.

    Komitmen juga sebaiknya anda buat untuk diri sendiri dan satukan dengan prinsip kerja yang positif. Karena dengan begitu untuk mencapai impian menjadi karyawan tetap di suatu perusahaan yang anda sukai akan segera tercapai.

    Jika menurut Anda Artikel ini bermanfaat, bantu kami beritahu yang lain! Dengan cara share di sosmed Anda (facebook, instagram, twitter, group WhatsUp, dll, Semoga bermakna. Trimakasih.

    Advertisements

    Jenis-Jenis Profesi Dibidang Manajemen dan Administrasi Bisnis


    Jika Anda memiliki pikiran untuk bisnis, Anda ingin memulai karir dalam administrasi dan manajemen. Dalam beberapa pekerjaan, Anda akan mengelola anggaran dan keuangan, dan di tempat lain Anda akan mengelola karyawan. Anda juga dapat menggunakan ketajaman bisnis Anda untuk membantu orang dalam posisi eksekutif. 

    Berikut ini kami sajikan 16 profesi dibidang manajemen dan administrasi bisnis: 

    1. Akuntan atau Auditor

    Akuntan dan auditor menganalisis catatan keuangan individu dan organisasi. Akuntan memastikan catatan lengkap dan benar dan menggunakannya untuk menyiapkan pengembalian pajak. Auditor memastikan bahwa catatan kegiatan keuangan tidak disalahpahami atau salah dinyatakan.

    2. Asisten Administrasi atau Sekretaris

    Asisten administrasi , juga dikenal sebagai sekretaris, bekerja di semua jenis pengaturan termasuk bisnis, pemerintah, rumah sakit, atau sekolah. Tugasnya meliputi mengelola fungsi kantor seperti penggajian, pembelian perlengkapan kantor, bekerja dalam korespondensi, dan mengambil pesan.

    3. Analis Anggaran

    Sebagai analis anggaran, Anda akan membantu organisasi menangani keuangan mereka, baik pemerintah, nirlaba, atau bisnis. Anda akan bekerja dengan orang lain dalam organisasi untuk menyiapkan anggaran untuk operasi yang efisien.

    4. Perwakilan Layanan Pelanggan

    Perwakilan layanan pelanggan bekerja untuk perusahaan dan berfungsi sebagai penghubung antara organisasi dan pelanggannya. Sebagai perwakilan layanan pelanggan, Anda akan menjawab pertanyaan pelanggan dan memberikan solusi untuk masalah yang mungkin dialami orang dengan produk perusahaan.

    5. Spesialis Ketenagakerjaan dan Penempatan

    Juga dikenal sebagai perekrut, spesialis penempatan kerja dan penempatan bekerja untuk menemukan orang yang tepat untuk mengisi posisi di organisasi. Mereka juga sering memberikan pelatihan kerja untuk karyawan baru.

    6. Petugas Berkas

    Sebagai petugas arsip, Anda akan mengatur dokumen dan catatan, baik kertas maupun online, untuk perusahaan. Organisasi mengandalkan panitera file untuk memelihara basis data dokumen, referensi silang catatan, dan membantu mengambilnya.

    7. Manajer Sumber Daya Manusia atau Asisten

    Manajer sumber daya manusia dan asisten bekerja untuk perusahaan dengan merekrut kandidat untuk pekerjaan, menjaga karyawan saat ini mengikuti prosedur perusahaan, dan memproses dokumen.

    8. Sekretaris Hukum

    Sekretaris hukum, sering disebut sebagai asisten hukum, melakukan tugas-tugas administratif dan terkait dengan kantor untuk mendukung pengacara. Selain melakukan tugas kantor reguler, sekretaris hukum juga menyiapkan dokumen pengadilan dan kadang-kadang melakukan penelitian yang berkaitan dengan kasus pengadilan.

    9. Analis Manajemen

    Sebagai seorang analis manajemen, Anda akan bekerja pada bagaimana Anda dapat meningkatkan efisiensi dan fungsi organisasi. Beberapa tugas yang akan Anda lakukan mungkin termasuk mengembangkan solusi untuk meningkatkan efektivitas biaya dan menulis laporan tentang rekomendasi untuk perubahan.

    10. Manajer

    Jika Anda memiliki keterampilan kepemimpinan yang kuat, Anda mungkin ingin mengejar karier sebagai manajer. Tugas pekerjaan meliputi mengawasi operasi dan karyawan suatu organisasi atau unit dalam suatu organisasi tertentu. Manajer menerapkan kebijakan dan prosedur untuk memfasilitasi efisiensi operasional dan praktik keuangan yang bertanggung jawab.

    11. Sekretaris Medis

    Selain melakukan tugas kesekretariatan umum dan pemeliharaan kantor, sekretaris medis bekerja di lingkungan perawatan kesehatan dan harus akrab dengan istilah medis. Tugas pekerjaan termasuk pasien penagihan, bekerja dengan grafik medis, dan menjadwalkan janji pasien.

    12. Analis Riset Operasi

    Jika Anda menyukai organisasi dan efisiensi, Anda mungkin berkembang sebagai analis riset operasi. Tugas pekerjaan termasuk menggunakan teknologi untuk menganalisis masalah-masalah dunia nyata yang rumit yang dihadapi oleh sebuah organisasi dan menghasilkan solusi yang memfasilitasi keputusan yang lebih baik.

    13. Proofreader

    Proofreaders terlibat tepat sebelum sebuah tulisan dicetak dan setelah itu telah diperiksa oleh penulis dan editor. Mereka dapat bekerja di buku, majalah, atau konten online dan melakukan pemeriksaan tahap terakhir kualitas tulisan untuk menangkap kesalahan yang mungkin terlewatkan orang lain.

    14. Resepsionis

    Resepsionis adalah orang pertama yang Anda lihat ketika Anda masuk ke suatu organisasi, jadi penting bahwa resepsionis menjadi orang yang ramah yang pandai menyapa calon pelanggan. Tugas resepsionis lainnya termasuk menangani panggilan telepon dan menjadwalkan pertemuan.

    15. Statistician

    Sebagai ahli statistik, Anda akan berpengalaman dalam metodologi statistik, yang akan Anda gunakan untuk menganalisis data dan menemukan solusi untuk masalah. Anda mungkin juga terlibat dengan penelitian dan pengembangan. Para ahli statistik sering dipekerjakan oleh lembaga pemerintah dan organisasi perawatan kesehatan.

    16. Pemeriksa Judul

    Penguji judul, juga disebut sebagai pencari judul, menganalisis catatan properti dan memastikan apakah atau tidak sepotong properti dapat dijual. Mereka harus memiliki tingkat keakraban yang tinggi dengan hukum properti lokal, negara bagian, dan federal.

    Jika menurut Anda Artikel ini bermanfaat, bantu kami beritahu yang lain! Dengan cara share di sosmed Anda (facebook, instagram, twitter, group WhatsUp, dll, Semoga bermakna. Trimakasih.

    Jenis-Jenis Profesi Dibidang Sains, Teknologi Dan Teknik


    Tips Sukses Kerja – Bagi Anda Lulusan Sains, Teknologi dan Teknik. Berkarir sesuai dengan jurusan yang kita tekuni sewaktu duduk dibangku sekolah akan membuat kita lebih cepat menyesuaikan diri dan tidak menutup kemungkinan karir Anda cepat naik dan cemerlang. Dan yang pasti jika Anda bekerja dibidang ini secara finansial Anda akan mapan.

    Selain keuangan Anda gendut, dalam karir ini, orang berusaha memahami cara kerja dunia alami dan menemukan bagaimana pengetahuan itu dapat digunakan untuk memberi manfaat bagi umat manusia. Anda sudah tidak sabar kan? Daripada Anda penasaran, tidak fake lama come on..guys..let’s cekidot…!!

    Berikut ada 20 karir yang paling menguntungkan ditemukan di bidang STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika):

    1. Aerospace Engineer

    Ilustrasi; Aerospace Engineer

    Sebagai seorang insinyur aerospace, Anda akan bertanggung jawab untuk merancang pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, sistem rudal, dan satelit. Para profesional ini cenderung bekerja untuk pemerintah atau secara komersial dalam penelitian dan desain atau manufaktur.

    2. Arkeolog

    Ilustrasi;Arkeolog

    Arkeolog belajar tentang sejarah dengan mempelajari situs dan artefak yang digunakan oleh orang di masa lalu. Anda akan merencanakan penggalian, memeriksa dan katalog artefak, dan menafsirkan data dari penemuan Anda.

    3. Astronom

    Ilustrasi;Astronom

    Jika Anda tertarik dalam studi luar angkasa, Anda mungkin ingin menjadi astronom . Anda akan mengumpulkan data di planet, bulan, sistem bintang, dan lubang hitam dan mengembangkan teori tentang fenomena yang Anda pelajari.

    4. Ilmuwan Atmosfer

    Ilustrasi; atmosfer

    Para ilmuwan atmosfer dan ahli meteorologi mempelajari pola iklim dan cuaca bumi dan bagaimana mereka memengaruhi orang dan populasi.

    5. Ahli Biologi

    Ilustrasi;ahli biologi

    Sebagai ahli biologi, Anda akan meneliti hewan dan tumbuhan, termasuk anatomi dan fisiologi dan bagaimana berbagai organisme berfungsi di lingkungan mereka. Anda akan menulis makalah dan melaporkan apa yang Anda temukan.

    6. Cartographer

    Ilustrasi;cartografher

    Cartographers menggabungkan keterampilan dalam geografi dan teknologi untuk merancang dan menghasilkan peta untuk digunakan oleh orang perorangan maupun oleh pemerintah, militer, dan organisasi yang terlibat dalam konservasi.

    7. Insinyur Kimia

    Ilustrasi;ahli kimia

    Sebagai insinyur kimia, Anda akan menggabungkan metodologi ilmiah dengan proses rekayasa untuk mengembangkan bahan kimia dan produk seperti bahan bakar, makanan, dan obat-obatan. Anda harus mematuhi peraturan lingkungan dan keamanan.

    8. Kimiawan

    Ilustrasi; kimiawan

    Kimiawan mempelajari bahan kimia dan menghasilkan proses kimia baru yang dapat digunakan untuk meningkatkan taraf hidup manusia. Mereka dapat mengkhususkan diri dalam berbagai bidang kimia, termasuk kimia analitik, organik, anorganik, dan medis.

    9. Insinyur Sipil

    Ilustrasi;teknik sipil

    Insinyur sipil bertanggung jawab untuk merencanakan, membangun, dan memelihara struktur vital dan infrastruktur seperti jalan, kereta api, sistem saluran pembuangan, jembatan, dan bendungan.

    10. Manajer Teknik

    Ilustrasi;manajer teknik

    Karir manajer teknik menggabungkan pengetahuan teknik dengan kecerdasan manajerial. Manajer teknik bertanggung jawab untuk mengawasi tim insinyur saat mereka melaksanakan proyek mereka.

    11. Ilmuwan Lingkungan

    Ilustrasi;ahli lingkungan hidup

    Seorang ilmuwan lingkungan harus menggambar di bidang lain pengetahuan ilmiah seperti biologi dan ekologi. Tugas pekerjaan berpusat di sekitar konservasi lingkungan dengan mata menuju kesehatan dan keselamatan manusia.

    12. Forensic Technician

    Ilustrasi;ahli forensik

    Teknisi forensik adalah spesialis ilmiah yang dipanggil untuk menyelidiki kejahatan dan menganalisa TKP. Mereka mengumpulkan dan mempelajari bukti fisik seperti darah, rambut, dan sidik jari. Mereka juga dikenal sebagai penyelidik TKP (CSI).

    13. Geografer

    Ilustrasi;geografer

    Sebagai seorang ahli geografi, Anda akan mengumpulkan informasi tentang bumi dan tanahnya melalui pencitraan satelit, studi lapangan, dan foto untuk belajar tentang bagaimana masyarakat manusia berinteraksi dengan fitur geografis planet.

    14. Insinyur Industri

    Insinyur industri mengembangkan berbagai cara untuk memaksimalkan efisiensi dan menghilangkan prosedur yang boros dalam proses industri.

    15. Marine Engineer

    Sebagai insinyur kelautan, Anda akan merancang dan membangun semua jenis kapal laut, baik kapal laut, kapal selam, atau kapal induk. Anda juga akan bertanggung jawab untuk merancang berbagai sistem yang memungkinkan kerajinan untuk beroperasi, seperti navigasi.

    16. Insinyur Material

    Ilustrasi;material enginer

    Insinyur bahan bertanggung jawab untuk merancang dan menyusun material yang digunakan dalam berbagai macam produk, baik logam, plastik, atau kaca.

    17. Insinyur Mekanik

    Ilustrasi;mekanik

    Sebagai insinyur mekanik, Anda akan menggunakan desain yang dibantu komputer untuk membuat alat, sistem, dan komponen, baik itu mesin, sensor, atau baterai.

    18. Insinyur Nuklir

    Ilustrasi;ahli nuklir

    Insinyur nuklir mengembangkan teknologi nuklir yang dapat digunakan dalam industri. Beberapa peralatan desain insinyur nuklir akan digunakan dalam pembangkit listrik sementara yang lain mengoperasikan dan memonitor sistem nuklir.

    19. Ahli Kelautan

    Ilustrasi;ahli kelautan

    Sebagai ahli kelautan, Anda akan mempelajari lautan dan prosesnya, apakah kehidupan laut, geologi laut, atau kimia laut.

    20. Fisikawan

    Ilustrasi ; Stephen Hawking

    Fisikawan mempelajari materi, energi, dan bagaimana keduanya saling berhubungan. Ada sejumlah sub-bidang dalam fisika, termasuk astrofisika, dinamika fluida, ilmu laser, dan partikel dan medan.

    Jika menurut Anda Artikel ini bermanfaat, bantu kami beritahu yang lain! Dengan cara share di sosmed Anda (facebook, instagram, twitter, group WhatsUp, dll, Semoga bermakna. Trimakasih.

    4 Tips Mewujudkan Impian Seperti Yang Kamu Harapkan


    Sukses adalah sudah mendapatkan apa yang diiginkan, bisa berupa kekayaan, pekerjaan, keluarga & jodoh dan banyak lagi.

    Setiap orang kepingin menjadi sukses, termasuk Anda dan juga saya. Entah itu sukses dari segi finansial maupun karier. Namun kenyataanya tidak semua orang bisa meraih kesuksesan itu. Bahkan diantara mereka ada yang jalan ditempat atau tidak mengalami kemajuan. Padahal menurut para motivator sukses adalah hak semua orang dan semua orang bisa sukses.

    Bagi yang ingin sukses namun belum tahu caranya. Berikut beberapa tips yang dapat membantu kamu meraih keberhasilan hidup seperti yang kamu harapkan.

    1. Tentukan impian dan tuliskan

    Mengenai hal ini kita dapat belajar dari John Goddard. Saat itu Goddard menuliskan impiannya. Setelah dihitung-hitung impian Gorrad berjumlah 127 buah dan kesemuanya tidak mudah untuk dicapai. Karena membutuhkan materi, keahlian, kekuatan fisik dan mental, seperti mendaki gunung-gunung tertinggi di dunia, menjelajahi sungai-sungai besar di dunia, mempelajari budaya-budaya tradisional suku-suku yang ada di dunia, menjelajahi bawah laut di beberapa negara, termasuk diantaranya mempelajari Komodo, kadal raksasa berbisa yang terdapat di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

    Setelah menetapkan dan menuliskan impiannya Goddard konsisten berjuang untuk meraihnya. Tidak bisa dipungkiri banyak halangan dan rintangan yang dihadapi Goddard bahkan nyawanya sempat terancam, namun dia tidak menyerah. Pantang menyerah inilah yang mengantarkan Goddard berhasil mewujudkan 103 mimpinya.

    Dari kisah Goddard kita makin percaya bahwa impian atau tujuan hidup haruslah dituliskan agar menjadi pedoman dalam melangkah. Dan tentunya, dengan adanya impian yang tertulis kita tidak akan tersesat melangkah, seperti orang yang tersesat di tengah hutan.

    2. Tentukan cara mencapainya dan waktu pencapaian

    Setelah semua cita-cita dituliskan, hal yang perlu dilakukan selanjutnya adalah menentukan cara pencapaian dan waktu kapan impian akan tercapai. Misalnya kamu ingin bisa berbahasa Inggris pada tahun 2018. Langkah yang dapat kamu ambil adalah menentukan hal apa saja yang harus kamu lakukan, seperti menghapal tiga kosa kata bahasa Inggris perhari, membaca satu artikel berbahasa Inggris setiap minggu, berkunjung ke lokasi yang banyak turis untuk berbicara dengan mereka setiap bulan sekali dan lain-lain.

    Dengan begitu, langkah kamu meraih cita-cita jadi terukur dan kamu akan tahu apa yang harus dilakukan setiap harinya. Kamu juga dapat belajar menjadi pribadi yang konsisten dalam mengerjakan hal-hal yang telah direncanakan sebelumnya.

    3. Kerjakan apa yang direncanakan, konsisten dan jangan tunda

    Untuk dapat meraih cita-cita harus mengerjakan hal yang mendukung tercapainya cita-cita tersebut. Sehebat apapun rencana yang kamu buat kalau tidak dikerjakan akan jadi percuma.

    Merealisasikan rencana memang tidak gampang. Kadang ada saja hambatan yang menghadang, namun bukan berarti kamu tidak bisa. Kamu dapat memulai dengan hal kecil. Ingin menjadi penulis mulailah dengan menulis satu paragraf perhari.

    Biarlah sedikit tapi konsisten. Lama-kelamaaan kamu akan membesarkan target kamu dengan sendirinya.

    Kemudian jangan ditunda. Ingat rumus 3M. Mulai dari diri sendiri, mulai dari yang terkecil dan mulailah dari sekarang. Percayalah menunda itu akan menambah penundaan baru dan kesuksesan kamu juga akan tertunda karenanya.

    4. Lakukan evaluasi dan berdoa

    Setelah program meraih impain berjalan, jangan lupa dievaluasi. Hal ini akan membantu kamu mengetahui sejauh mana yang telah kamu capai dan untuk menemukan langkah-langkah yang lebih jitu.

    Tidak menutup kemungkinan impian bisa dipercepat terwujudnya jika sering melakukan evaluasi. Apalagi zaman sekarang teknologi komunikasi, informasi dan transportasi semakin maju. Hal ini berpotensi untuk mempercepat seseorang mewujudkan impiannya, seperti Marx Zuckerberg pendiri Facebook. Berkat teknologi internet, Zuckerberg mampu memiliki kekayaan 71,5 miliar USD di usianya yang ke-33 tahun. Hal ini tidak pernah terjadi pada zaman kerajaan dulu yang belum mengenal teknologi internet.

    Apa yang sedang kamu doakan, sedang Tuhan kerjakan.

    Terakhir, jangan lupa berdoa. Karena segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini adalah kehendak Tuhan. Begitu juga kamu membaca artikel ini juga atas izin Tuhan. Tentu ada hikmah mengapa Tuhan izinkan kamu membaca artikel ini. Bisa jadi jawaban dari doa kamu sebelumnya yang meminta kesuksesan dan bagian dari proses kamu meraih impian.

    8 Prospek Kerja Untuk Lulusan Jurusan Finance


    Untuk kalian yang berkeinginan untuk mengejar kualifikasi Sarjana di bidang Bisnis, mendapatkan gelar barulah permulaan. Yang harus kalian perhatikan setelahnya adalah melihat-lihat pilihan-pilihan karir yang ada, dan mencari-cari sektor industri mana yang paling memerlukan professional-professional baru di bidang yang telah kamu tekuni.
    Bidang finansial merupakan sektor yang memiliki banyak sisi yang berbeda-beda, dan seringkali menawarkan jabatan yang menyesuaikan dengan keterampilan dan minat yang berbeda-beda.

    Jasa finansial memiliki sub-industri mencakup berbagai macam peluang menarik. Kunci dari kesuksesan di sektor finansial adalah dengan meriset, mencari, dan mendapatkan pekerjaan dengan kesesuaian antara keterampilan dan minatmu. Hal yang sama juga berlaku untuk mereka yang sudah bekerja dan sedang mencari bidang kerja baru dan ingin mencoba membanting setir.

    Berikut adalah beberapa jenjang karir yang mungkin dapat kamu titi dalam industri jasa finansial:

    1. CORPORATE FINANCE

    Pekerjaan ini mencakup bekerja di dalam sebuah perusahaan dan mencari serta mengatur modal yang diperlukan untuk menjalankan usaha. Ini perlu dilakukan dengan memaksimalkan nilai-nilai perusahaan, dan pada saat yang bersamaan, meminimalisir resiko finansial.

    Pekerjaan yang dapat kamu implementasikan di jabatan ini mencakup juga: mengatur dan mendirikan strategi finansial perusahaan secara keseluruhan; memprediksi keuntungan dan kerugian; menegosiasikan kredit-kredit yang ada; mempersiapkan financial statement dan berkoordinasi dengan para auditor dari luar perusahaan.

    Beberapa pekerjaan korporat yang lebih canggih mungkin akan juga melibatkan merger dan akuisisi, seperti misalnya mengkalkulasikan nilai-nilai dari target akuisisi atau menentukan nilai dari sebuah divisi untuk spin-off yang ada.

    Jabatan corporate finance ini banyak ada di perusahaan-perusahaan, baik yang besar maupun yang kecil, dari perusahaan multi-nasional sampai dengan start-up. Jabatan lainnya mencakup financial analyst, bendahara, dan auditor internal.

    2. COMMERCIAL BANKING

    Bank-bank komersial, mulai dari bank-bank besar sampai dengan bank-bank lokal, menawarkan jasa finansial yang beranekaragam, mulai dari rekening giro sampai dengan rekening tabungan, dan juga IRA dan pinjaman.

    Pilihan karir yang ada di bidang ini mencakup teller bank, kreditor, pengoperasian, marketing, dan juga manajer cabang. Eksekutif yang berbakat dapat naik jabatan dari bank lokal ke kantor pusat. Promosi semacam ini akan memberikan ekspose ke bidang-bidang lain, misalnya saja international finance.

    3. INVESTMENT BANKING

    Beberapa karir yang paling glamor dan juga intens adalah karir di bidang investasi. Pekerjaan ini mencakup fasilitasi pengisuan keamanan korporat dan membuatnya tersedia untuk dibeli oleh pra investor, dan di waktu bersamaan menjual-belikan sekuriti dan menyediakan konsultansi finansial untuk korporat dan juga para investor.

    Biasanya perusahaan investment-banking memiliki divisi dan kelompok yang berbeda-beda dengan tujuan dan juga tanggung jawab yang beranekaragam. Bekerja dalam perusahaan semacam ini akan memberikanmu kesempatan untuk berinteraksi dengan eksekutif yang mengeluarkan sekuriti, merger dan akuisisi di ranah jual-beli, yang menjual-beli saham, bond, dan juga sekuriti lainnya di pasar yang ada.

    4. HEDGE FUNDS

    Hedge funds adalah dana investasi pribadi yang independen, yang dapat diperjualbelikan oleh para manajer atas aset-aset dan produk-produk finansial yang mereka miliki. Karena misteri yang menyelubungi entitas ini, profesi di bidang hedge-funds ini juga seringkali dianggap sebagai profesi yang glamor.

    Tipikal jabatan yang berhubungan dengan hedge-funds mencakup: Financial analyst, trader, regulatory compliance officer, quantitative analyst, marketing manager, dan portfolio manager.

    5. PRIVATE EQUITY AND VENTURE CAPITAL

    Eksekutif yang berkutat di sektor private-equity membantu para perusahaan mencari modal untuk merambah bisnis baru maupun yang sedang berjalan. Mereka juga menyediakan biaya untuk transaksi bisnis di tingkat korporat, misanya mengatur buyout, dan juga re-organisasi.

    Sewaktu-waktu, profesi di bidang ini mencakup juga bekerja sebagai eksekutif untuk sementara waktu di perusahaan yang sedang bergelut dalam mempertahankan bisnisnya, dan kesuksesanmu-lah yang akan menentukan nasib perusahaan tersebut.

    Para eksekutif yang berkutat di bidang venture capital (VCs) menghabiskan banyak waktu mereka dengan perusahaan-perusahaan start-up atau juga perusahaan-perusahaan kecil yang sedang berkembang dengan pesat. Perusahaan-perusahaan ini mengevaluasi masukan yang ada dari para pendiri perusahaan dan juga para pemimpin yang ada untuk menentukan apakah perusahaan akan melakukan investasi.

    Terkadang mereka dijuluki “vulture capitalist”—atau burung bangkai kaum kapitalis, dan mereka dikenal dengan spesialisasi mereka untuk merancang perjanjian yang menguntungkan para investor, bukannya perusahaan yang menerima modal. Harapan VC adalah agar perusahaan yang telah diberikan modal akan kemudian berkembang dan merambah ke ranah publik yang lebih luas. Venture capital merupakan sektor bisnis yang menantang dengan tingkat kegagalan yang cukup tinggi, namun apabila sukses, yang akan didapatkan pun akan sangat besar.

    6. FINANCIAL PLANNING

    Para perencana finansial membantu para individu untuk mengembangkan rencana yang akan menjadi stabilitas finansial mereka di masa kini dan masa mendatang.

    Pada umumnya, mereka akan mengulas kebutuhan finansial para klien. Perencanaan yang ada bisa berfokus pada usaha untuk menabung dan berinvestasi sesuai dengan kebutuhan para klien. Perencanaan ini bisa juga berfokus pada pengelolaan kekayaan jangka panjang dan pertumbuhan investasi, dan bisa juga mencakup perencanaan estate dan pajak.

    Kebanyakan pekerja di bidang ini bekerja baik di perusahaan-perusahaan besar maupun kecil, baik di tingkat nasional ataupun lokal. Beberapa mungkin akan memasang tariff standar yang sama, dan beberapa akan memasang tariff dengan persentase aset yang dikelola, dan menerima komisi produk yang mereka jugal (misalnya mutual funds).

    Pada umumnya, para financial planners yang memiliki sertifikasi biasanya paling sering dicari, karena mereka biasanya telah memiliki setidaknya pengalaman selama 3 tahun dan telah mengambil beberapa tes (termasuk tes studi kasus 10 jam selama 2 hari), dan telah memiliki kualifikasi pendidikan yang diperlukan.

    7. INSURANCE

    Profesi finansial di bidang asuransi mencakup jasa untuk membantu perusahaan dan para individu untuk mengantisipasi resiko yang berpotensi dan melindungi bisnis mereka dari kerugian yang ada. Kebanyakan lowongan ada di perusahaan asuransi.

    Kamu bisa mulai meniti karir ini dengan bekerja sebagai sales asuransi, atau di bidang customer service yang bekerja dengan klien yang ada, atau juga sebagai aktuaris yang menganalisa resiko dan rate premium seturut dengan kemungkinan-kemungkinan yang ada berdasarkan data-data di masa lampau dan data kuantitatif.

    8. PUBLIC ACCOUNTING

    Bidang akuntansi publik sangatlah luas, dengan beraneka peluang. Akuntan public membantu perusahaan-perusahaan dan para individu untuk melacak keuangan mereka seturut dengan prinsip-prinsip akuntansi yang telah diterima (GAAP—Generally Accepted Accounting Principles). Akuntan publik mencatat transaksi bisnis yang ada, mempersiapkan laporan keuangan, mengaudit catatan finansial, menyiapkan slip pajak dan menyediakan jasa konsultasi terkait.

    Akuntan biasanya bekerja dalam kemitraan, dan yang terbesar dikenal juga sebagai the Big Four (sebelumnya dikenal sebagai the Big Eight dan the Big Six), dan termasuk diantaranya: Deloitte Touche Tohmatsu, Ernst & Young, Pricewaterhouse Coopers dan KPMG. Namun banyak juga lowongan yang tersedia di perusahaan-perusahaan yang lebih kecil. Biasanya pegawai baru akan memulai kerja sebagai staff akuntan, kemudian naik pangkat sebagai manajer audit, manajer perpajakan, dan akhirnya, apabila mereka dapat beradaptasi dengan jadwal kerja yang menantang selama bertahun-tahun, mungkin akan menjadi salah satu mitra di dalam perusahaan tempat mereka bekerja.

    Kita perlu mempertimbangkan kemana pasar sedang mengarah di hari-hari ini sebelum mulai mencari kerja di bidang finansial. Untuk mencari kerja dengan prospek terbaik, kita perlu mengukur seberapa penting jabatan tersebut di pasar pada masa itu.

    Beberapa profesi akan memerlukan set keterampilan yang berbeda-beda dan memberikan lingkungan kerja yang juga beranekaragam, karenanya kita perlu untuk mencari kerja yang sesuai dengan minat dan keterampilan jangka panjang kita.

    Seseorang yang memiliki keterampilan interpersonal yang solid, misalnya, mungkin akan menjadi financial adviser yang baik, sementara mereka yang menikmati berkutat dengan angka-angka mungkin akan menjadi akuntan publik yang lebih baik. Pastikan kamu meriset dulu sebelum mengambil keputusan.

    Waktu yang dihabiskan untuk mencari pilihan-pilihan yang paling pas untukmu merupakan waktu yang lebih berharga dibandingkan harus membuang waktu nantinya melakukan pekerjaan yang tidak pas untukmu.
    (Sumber: Forbes, Online Finance Degree)

    Tips Supaya Pekerjaan Anda Tidak Menjadi Beban Hidup


    Banyaknya karyawan yang sering mengeluh mengenai pekerjaan. Mereka merasa apa yang mereka terima tidak sepadan dengan beban kerja yang telah disepakati menjadi tanggung jawabnya.

    Kondisi itu semakin memburuk ketika salah satu dari si tukang mengeluh ini memprovokasi karyawan lain untuk ikut komplain dan protes mengenai keadaan yang katanya tidak adil tersebut.

    Jika Anda punya rekan kerja dengan sikap yang demikian, segeralah ambil langkah seribu untuk menjauh. Terutama, apabila hal-hal buruk yang diungkapkan olehnya, tidak Anda rasakan sama sekali. Sebab, berteman dan bekerja dengan rekan yang demikian bisa membuat semangat dan kinerja Anda menurun.

    Menurut ahli hipnoterapi, Chloe Brotheridge, selalu berdekatan dengan sumber bad mood sepanjang hari bisa membuat pikiran serta rutinitas kerja jadi berantakan.

    Selanjutnya, Brotheridge mengatakan bahwa sangat tidak realistis bagi seorang karyawan untuk selalu berharap kesempurnaan dari perusahaan atau atasan. Sebab, seperti kita ketahui, di dunia ini tidak ada yang sempurna.

    Tak bisa dimungkiri, dalam dunia kerja, Anda rentan bersinggungan dengan kesalahan, baik dari diri sendiri maupun orang lain. Namun, kondisi ini tidak berarti hal tersebut akan terus berkelanjutan. Kuncinya ada pada diri Anda. Apakah Anda ingin terus berkubang di sebuah kondisi yang melunturkan semangat atau mencari lingkungan baru yang lebih positif?

    Brotheridge mengingatkan bahwa hal paling penting adalah bagaimana kemampuan Anda dalam mengubah semua ketidaknyamanan di kantor menjadi sebuah kesempatan untuk membuktikan bahwa kinerja Anda tidak luntur hanya karena provokasi dan bad mood yang dirasakan.

    “Tidak semua orang memiliki kesempatan seperti Anda. Hal buruk yang terjadi pada orang lain belum tentu terjadi pada Anda. Oleh karena itu, bersyukur Anda masih memiliki pekerjaan,” kata Brotheridge.

    Pekerjaan dipandang sebagai beban oleh sejumlah karyawan. Hal ini diindikasikan oleh sikap menunda-nunda, mengeluh, atau stres menghadapi tenggat waktu (deadline).

    Ujung-ujungnya pekerjaan kantor terasa “menyiksa” mereka setiap harinya. Jika Anda dalam kondisi tersebut, beruahlah.

    Berikut tips supaya pekerjaan Anda tidak menjadi beban.

    1. Bersyukur bahwa Anda mendapatkan pekerjaan

    Apa yang Anda cari ketika lulus kuliah? Salah satunya adalah mencari pekerjaan.

    Nah, karena Anda sekarang sudah menjadi karyawan, bersykurlah Anda mendapatkan pekerjaan karena masih banyak orang yang masih mencari pekerjaan.

    Dengan bersyukur, pikiran Anda akan memberikan getaran positif sehingga Anda dapat menghadapai dan mengerjakan pekerjaan dengan nyaman.

    2. Berdoa sebelum bekerja

    Sewaktu kecil kita diajarkan untuk berdoa sebelum melakukan sesuatu, misalnya membaca doa sebelum tidur.

    Oleh karena itu, biasakan juga berdoa sebelum Anda bekerja sesuai keyakinan Anda.

    Dengan berdoa, Anda memiliki energi positif karena percaya bahwa Tuhan YME akan memudahkan dalam menyelesaikan pekerjaan Anda.

    3. Miliki paradigma karyawan

    Jika Anda selama ini menganggap Anda sebagai buruh atau pekerja, ganti paradigma tersebut menjadi Anda sebagai karyawan. Dilihat dari artinya, karyawan adalah orang yang berkarya.

    Dengan paradigma tersebut, Anda siap berkarya (menyelesaikan pekerjaan) sehingga karya Anda berkontribusi kepada perusahaan.

    Semakin banyak Anda menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda, semakin besar karya Anda.

    Bila sudah demikian, bukan tidak mungkin karya gemilang Anda tersebut membawa Anda ke puncak karier Anda.

    4. Lakukan yang terbaik

    Semudah atau seberat apa pun pekerjaan Anda, lakukan yang terbaik. Sebagai contoh, Anda diminta laporan penjualan bulan lalu oleh atasan Anda.

    Buatlah laporan tersebut dengan menyertakan grafik penjualan harian, perbandingan dengan data penjualan bulan lalu, atau tren penjualan dalam 3 bulan terakhir.

    Dengan melakukan yang terbaik, Anda akan mendapatkan respon yang baik juga. Mengapa? Karena Hukum Ketertarikan (law of attraction) bekerja pada Anda.

    5. Selesaikan pekerjaan secepat mungkin

    Berapa hari yang Anda perlukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang sedang membuat Anda stres? Jika memerlukan 3 hari, selesaikan pekerjaan itu dalam satu hari.

    Dengan menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin, Anda akan terhindar dari sikap menunda-nunda. Selain itu, Anda akan memiliki waktu yang longgar untuk mengerjakan pekerjaan yang lain.

    Berikut adalah 2 tips untuk keluar dari sikap menunda-nunda pekerjaan:

    a) Jika pekerjaan memerlukan waktu di bawah 2 menit, kerjakan pekerjaan tersebut sekarang juga.

    Misalnya, menandatangani dokumen, mencetak formulir, atau menyimpan arsip surat. Kebiasaan baik ini akan menghindarkan Anda tumpukan pekerjaan kecil yang dapat mengganggu konsentrasi Anda.

    b) Mulai dengan lima menit pertama. Misalnya, Anda harus membuat laporan pengadaan barang untuk manajemen puncak.

    Nah, dalam lima menit pertama, Anda bisa menulis pendahuluan laporan tersebut. Percaya atau tidak, setelah lima menit berlalu, Anda akan terus membuat laporan tersebut.

    6. Ingat sasaran karier Anda

    Betapa pun beratnya beban pekerjaan Anda akan terasa ringan bila Anda mengingat sasaran karier Anda.

    Anggaplah pekerjaan-pekerjaan yang sedang Anda hadapi sekarang sebagai tangga untuk meraih sasaran tersebut atau meningkatkan daya saing Anda.

    Semakin baik Anda dalam mengelola dan menyelesaikan pekerjaan tersebut, sasaran Anda akan semakin cepat tergapai.

    7. Kerjakan pekerjaan paling sulit terlebih dahulu

    Setiap hari kerja Anda tentu mendapat beberapa pekerjaan, baik yang mudah atau yang sulit. Agar tidak menjadi stres, kerjakan terlebih dahulu pekerjaan yang paling sulit.

    Mengapa? Karena dengan mengerjakan pekerjaan jenis itu, suasana hati (mood) Anda akan baik.

    Dampaknya, Anda akan terus bersemangat menyelesaikan pekerjaan harian Anda.

    Pekerjaan sulit saja bisa diselesaikan, apalagi yang mudah? Pertanyaan tersebut mungkin ada di benak Anda sebagai motivasi internal.

    8. Ingat keluarga Anda

    Ingatlah keluarga Anda ketika Anda malas menyelesaikan pekerjaan Anda. Kaitkan dampak positif atau negatif bila pekerjaan Anda tidak selesai.

    Sebagai contoh, kinerja Anda akan dinilai baik di akhir tahun bila Anda mampu menyelesaikan semua pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda. Kinerja yang baik ini salah satunya akan meningkatkan penghasilan Anda.

    Dengan demikian, rencana-rencana finansial keluarga Anda (misalnya membeli kendaraan atau berlibur ke luar negeri) akan terwujud.

    9. Mencicil pekerjaan besar

    Pekerjaan besar atau sulit memang selalu mengintimidasi. Strategi jitunya adalah dengan mencicil pekerjaan tersebut. Misalnya, pekerjaan besar Anda terdiri dari 5 tugas, maka:

    Tugas 1 diselesaikan hari Senin
    Tugas 2 diselesaikan hari Selasa
    Tugas 3 diselesaikan hari Rabu
    Tugas 4 diselesaikan hari Kamis
    Tugas 5 diselesaikan hari Jumat
    Dengan mencicil pekerjaan tersebut, Anda akan menyadari bahwa tidak ada pekerjaan besar yang sulit jika Anda bertindak. Ya, bertindak menyelesaikannya, bukan mengeluh ke sana-sini.

    10. Bekerja dengan ikhlas

    Bekerjalah dengan ikhlas sehingga yang Anda lakukan menjadi ibadah bagi Anda. Keikhlasan ini akan membuat Anda terus bersemangat karena getaran positif memenuhi pikiran Anda.

    Dengan getaran positif itu Anda akan terus bertindak menyelesaikan pekerjaan Anda. Di sinilah Hukum Ketertarikan bekerja untuk Anda.

    Penutup

    Semua pekerjaan akan menjadi beban bila tidak dikelola dengan pikiran positif. Pikiran ini akan muncul bila Anda menerapkan satu atau beberapa tips yang telah saya bahas di atas.

    Ujung-unjungnya, Anda akan bersemangat karena semua pekerjaan dapat diselesaikan. Selamat mencoba! 

    Alasan Kenapa Setiap Pengusaha Harus Punya Mentor


    “Mentor-mentor dalam hidupmu sangat penting, jadi pilihlah dengan bijaksana.” – Robert T. Kiyosaki, penulis buku Rich Dad, Poor Dad.

    Tips Sukses Kerja, Usia sebelum 40 tahun adalah usia dimana sebagian besar anak mudah sudah mulai memikirkan fokus di satu bidang. Anda mungkin akan mulai bekerja untuk diri sendiri, setelah Anda punya pengalaman bekerja diperusahaan tempat Anda bekerja sebelumnya. Sebagai pemula, kamu yang baru belajar berkarier di dunia bisnis pasti berguru dan meniru cara-cara berbisnis dari orang lain. 

    Tapi, kebanyakan orang hanya membaca buku dan mengikuti seminar-seminar. Mereka lupa kalau memiliki guru pribadi itu sangat penting. Nah, di dunia entrepreneurship, guru biasa disebut dengan “mentor.”

    Seperti yang dikatakan Robert T. Kiyosaki, penulis buku Rich Dad, Poor Dad mentor, bukan hanya di dunia bisnis, tapi juga dalam hidupmu memiliki andil penting untuk mencapai kesuksesa. Meskipun pada akhirnya kamu yang menentukan sukses atau tidaknya dalam hidup secara finansial, tapi mentor ternyata membantumu membuka jalan menuju kesuksesan tersebut.

    Kalau kamu tidak percaya, Forbes menulis, sebagian besar orang sukses di seluruh dunia memiliki mentor yang hebat. Seperti yang ditulis Forbes, bahkan Alexander The Great dimentori Aristoteles. Plato, dimentori Socrates. Bahkan Warren Buffett sekalipun juga punya mentor, Benjamin Graham. Berikut ini tiga alasan utama kenapa kamu harus punya mentor sebagai pengusaha.

    1. Ada saatnya ketika kamu bingung untuk memulai

    Ilustrasi: google Image

    Ada yang bilang, memulai sesuatu itu lebih sulit dari pada melakukan pekerjaan tersebut dengan konsisten. Seperti memecahkan operasi Aljabar, kamu bingung untuk memulai dari mana. Biasanya, hal ini dialami pengusaha-pengusaha ketika baru saja memulai kariernya di dunia bisnis. Tapi, bisnis, kan, bukan soal matematika yang jawabannya pasti. Kemungkinan besar kamu akan menemukan banyak kesulitan dan masalah. Sementara kamu bingung dari mana harus memulai. Di sinilah peran mentor dibutuhkan.

    2. Jujur, kamu pasti butuh pengawas dan penasihat

    Ilustrasi: google Image

    Setiap langkah yang kamu ambil sangat penting. Jadi, untuk memastikan keputusanmu tepat, kamu butuh pendapat dari orang lain. Nah, mentor ini bakal memberikan masukan, di mana saja sebaiknya kamu ‘menyebar’ uangmu untuk diinvestasikan. Atau kapan waktu yang tepat untuk mencari suntikan dana demi mengembangkan bisnismu.

    3. Punya mentor bukan berarti membuang waktu dan uang

    Ilustrasi: google image

    Banyak orang yang ogah memiliki mentor karena merasa sudah bisa mengatasi segala masalah dan rintangan. Sebagian lagi justru memikirkan waktu dan biaya. Mereka pikir, kalau menggunakan jasa mentor, waktu mereka hanya akan terbuang. Terlebih lagi, mereka harus mengeluarkan dana tambahan. Tapi, kamu bisa mencari jasa mentoring tanpa dipungut biaya, seperti MicroMentor.org. Jadi, jangan sampai kamu tidak memiliki mentor, ya. Supaya kamu bisa sukses sebagai pebisnis muda.