#Pekerja Yang Berpotensi di PHK


Nah, sekarang kita membahas pekerja yang berpotensi di Phk. Kenapa ini penting kita bahas? Ya, sangat penting! untuk mengetahui, kita masih layak ga? Dipertahanan di tempat kita bekerja. Trus gunanya buat apa? Nah, untuk itu simak info berikut ini sebagai gambaran, koreksi, perbaikan diri. Begitu juga dengan dengan perusahaan tempat kita bekerja agar dapat mengetahui prospek usaha dan perkembangan karyawan yang bekerja didalamnya.

Ciri2 pekerja yang berpotensi di Phk:

  1. Pekerja yang tidak produktif atau yang selalu menimbulkan masalah dengan pihak Perusahaan.
  2. Pekerja yang tidak bisa bekerja dengan baik, tidak memenuhi target, dan tidak mengikuti aturan yang berlaku.
  3. Pekerja yang tidak bisa bekerja dengan team atau kelompoknya dan tidak pernah memberikan kontribusi yang baik.
  4. Pekerja yang tidak memiliki pola pikir yang ketinggalan Zaman atau kolot.
  5. Pekerja yang tidak minat dengan pekerjaanya dan tidak mau meningkatkan kemampuan dan kualitas bekerja. 
  6. Tidak memberikan masukan atau gagasan baru saat menghadiri rapat-rapat perusahaan, serta menunjukkan sikap bosan dan jenuh terhadap pekerjaanya.
  7. Pekerja yang sudah lama bekerja dan sudah masuk ke umur-umur pensiun. Berbagai cara halus digunakan untuk membuat pekerja seperti ini tidak betah bekerja karena sudah lama bekerja, tetapi perusahaan segan untuk mengeluarkan atau mem PHKkanya, misalnya dengan memberi kerja tambahan, beban dan tanggungjawab tambahan atau memindahkan ke bidang pekerjaan lainya.
  8. Pekerja yang hanya menguasai satu keahlian. Pekerja seperti ini biasanya tidak mau atau tidak bisa menguasai keahlian-keahlian lain yang dibutuhkan oleh perusahaan.
  9. Pekerja yang suka buat gaduh di dalam kantor, bercanda berlebihan sehingga membuat suasana kantor tidak nyaman layaknya kantor tempat bekerja. 
  10. Perusahaan mengalami pailit, sehingga dengan berat hati perusahaan akan memPHKkan karyawannya termasuk karyawan terbaiknya.

Setiap perusahaan dibentuk atau didirikan untuk mencari keuntungan bagi pemiliknya dan karyawannya. 

Sehingga kita sebagai pekerja harus menyadari dan mengetahui hal tersebut. 

Tidak ada satupun perusahaan mau gaji pekerja kalau kita hanya jadi parasit didalam perusahaan tersebut. 

Sama halnya saat kita punya pekerja dirumah atau pun itu di usaha yang kita bangun. Bagaimana rasanya jika orang itu tidak berguna atau tidak memberikan apa2 buat kita, terkadang malah nambah masalah.  Tentu pemilik usaha mau tidak mau suka atau tidak pasti PHK in pekerjaanya bagi yang tidak produktif. 

Demikian penjelasan dari tipe sukses kerja, semoga bermanfaat dan memberi pencerahan bagi kita yang berprofesi sebagai karyawan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s