Tips Untuk Pegawai Yang Ingin Cepat Naik Gaji


Bagi sebagian besar pencari kerja, tentu memilih perusahaan tempat bekerja tidak sembarang dan melihat dari berbagai macam aspek seperti lokasi tempat kerja, jenis pekerjaan, dan yang paling penting gaji, bukan begitu?

Setiap perusahaan yang sudah mapan, tentu tidak akan semena-mena terhadap setiap karyawannya, sehingga sejak jauh-jauh hari, mereka-melalui HR tentu saja-mulai merancang berbagai macam aturan, mekanisme dan cara untuk mensejahterakan karyawan termasuk perihal gaji dan bonus. Tapi bagaimana jika perusahaan yang kebetulan kamu tempati adalah perusahaan baru yang belum banyak memiliki aturan terkait kesejahteraan karyawan, bisa-bisa masa depan dan semua mimpi mu untuk kehidupan yang lebih baik kandas dari sekarang?

Jangan takut dan pesimis dulu ya, selalu ada peluang yang bisa kamu manfaatkan untuk memastikan gaji mu naik, walau di perusahaan kecil sekalipun. Ini lima strategi agar bisa cepat naik gaji seperti dikutip hipwee.com:

1. Isi surat perjanjian kerja

Setiap orang yang hendak bekerja di perusahaan pasti ada Akad, bukan hanya nikah. Dan akad ini ditandai dengan penanda tanganan surat perjanjian kerja, dimana di dalamnya berisi bentuk pekerjaan yang akan kamu lakukan, batasan-batasan, hak dan kewajiban, termasuk perihal penggajian dan bonus. 

Pastikan isi dari surat perjanjian itu mencakup semua hal-hal prinsipil hingga kejelasan tentang pembaharuan kontrak kerja, karena perusahaan biasanya menerapkan masa percobaan atau probation minimal 1 hingga 3 bulan dengan gaji minimal UMR. Setelah masa percobaan tersebut, biasanya ada kenaikan gaji yang ditawarkan. Taraaa, peluangmu terbuka lebar dari sini.

2. Jangan malu minta review dari rekan kerja

Kebanyakan orang terbiasa dengan zona nyaman, sehingga ketika mereka sudah nyaman dengan sebuah kondisi, mereka akan malas dengan hal-hal yang baru. Cobalah untuk minta atasanmu mereview performa pekerjaan yang kamu lakukan, apakah sudah memenuhi keinginan atau standar perusahaan atau belum. 

Jika belum, minta supervisor tempatmu bekerja untuk mengikutsertakan mu dalam setiap acara yang memiliki muatan pengembangan sumber daya manusia. Seperti bagaimana cara menangani klien hingga proposal proyek mu di setujui (jika perusahaan mu berjenis kontraktor) atau bagaimana cara memperlakukan sesama karyawan secara profesional untuk sama-sama mencapai tujuan perusahaan. 

Jika sudah, hal ini bisa kamu manfaatkan untuk menambah pekerjaan yang berpeluang untuk melakukan negosiasi ulang terkait bayaran yang kamu terima dengan tanggung jawab terbaru ini.

3. Laksanakan kewajiban

Sebelum meminta hak mu, pastikan apakah kewajibanmu kepada perusahaan sudah terlaksana dengan baik. Bisa jadi penundaan kenaikan gajimu justru berasal dari keteledoran terhadap kewajiban-kewajiban yang tidak terlaksana secara sempurna.

Kalau begini, jangankan gaji, bahkan bonusmu dan kenaikan pangkat di perusahaan pasti tidak kamu dapatkan. Mengingat perusahaan juga akan timbang pilih untuk setiap sumbangsih yang kamu berikan kepada perusahaan. Oleh sebab itu, laksanakan kewajiban dengan baik ya.

4. Kurangi pinjaman di kantor

Meminjam uang ke teman, koperasi atau bahkan ke bagian keuangan perusahaan menjadikan dirimu pusat perhatian orang-orang kantor. Terlebih jika uang tersebut hanya digunakan untuk glamorisasi seperti membeli handphone baru, padahal jika diperhatikan telepon selularmu saat ini masih menopang untuk meng-handle setiap pekerjaan yang kamu miliki, atau membeli sepatu baru, padahal kamu tidak pernah keluar kantor untuk meeting dengan klien dan sebagainya.

Sebisa mungkin tunda nafsu untuk memiliki berbagai macam gadget atau keperluan glamor yang tidak semestinya kamu miliki. Mengajukan pinjaman ke perusahaan juga bisa jadi salah satu penyebab kenapa gajimu tidak naik bahan berkurang akibat dipotong sebanding dengan besarnya tunggakan pinjaman.

Advertisements

#Tips Menjadi YouTuber Sukses


Bagaimana cara menjadi youtuber yang sukses mulai dari nol (zero subs)?
Ditengah ketatnya persaingan, sekarang semakin banyak youtuber-youtuber baru bermunculan namun sayangnya tidak semua youtuber bisa sukses dan menjadikan YouTube sebagai karirnya.

Perlu diperhatikan ada 2 jenis channel youtube yaitu:

Channel yang sudah memiliki nama atau banyak subscriber, biasanya karena memiliki hubungan dengan artis/influencer/youtuber terkenal lainnya, memiliki koneksi yang baik, atau modal yang banyak (paid promotion).
Channel yang dibangun dari nol, tanpa modal, dan tanpa koneksi sedikitpun.
Jika Anda adalah tipe yang kedua dan baru memulai karir Anda didunia YouTube (0 subsriber) maka artikel ini sangat cocok untuk Anda. Pada pembahasan kali ini, kita akan mempelajari bagaimana channel YouTube yang masih baru (0 subs) bisa merangkak naik menjadi youtuber yang sukses.

Ok, tanpa perlu banyak basa-basi, let’s learn.

Inilah 7 tips untuk menjadikan channel baru Anda sukses bersaing ditengah kejamnya dunia YouTube:

1. Video adalah konten, dan setiap konten membutuhkan audience/penonton

Sebagus apapun video yang Anda buat tetap tidak ada gunanya kalau tidak ada yang menonton, lalu bagaimana bisa mendapatkan penonton kalau subscriber channel kita masih nol (0)?

Hal yang pertama kali harus Anda lakukan adalah menentukan siapa audience Anda. Orang-orang menonton YouTube karena berbagai alasan namun pada dasarnya ada 2 tujuan yang mereka cari:

Entertainment = mencari hiburan, kesenangan, dan inspirasi
Edukasi = mencari sesuatu untuk dipelajari, fakta/berita, dan ilmu pengetahuan
Tentu Anda bisa membangun channel yang melakukan keduanya bersamaan (entertain + educate), tapi jauh lebih baik Anda fokus pada 1 tujuan terlebih dahulu antara Anda ingin konten yang menghibur atau mendidik. Toh sesuatu yang menghibur bisa membawa nilai edukasi, begitu pula sebaliknya sesuatu yang mengedukasi bisa dibawakan dengan cara yang menghibur.

Dengan begini Anda akan lebih mengerti siapa target audience Anda dan apa yang mereka inginkan. Menariknya adalah dunia marketing YouTube tidak jauh berbeda dengan memarketingkan sebuah blog. Angap video pada sebuah channel YouTube sama dengan artikel pada sebuah blog.

Anngaplah Anda sedang menentukan niche pada sebuah blog, aplikasikan hal yang sama kedalam channel YouTube Anda.

2. Bangunlah subscriber channel Anda dengan natural

Sistem YouTube sendiri seperti campuran antara mesin pencari dan sosial media. Kita asumsikan:

Kolom pencarian YouTube sebagai search engine/google
Subscribers sebagai friends/followers sosial media
Hal yang pertama kali harus Anda fokuskan adalah membangun audience/subscriber, karena subscriber inilah yang bisa membuat Anda bertumbuh setiap harinya. Bagaimana caranya mendapatkan subscriber dengan cepat?

Inilah beberapa cara tercepat untuk mendatangkan subscriber:

Membuat video yang berkualitas

Mungkin Anda juga sudah muak mendengar kata klise seperti ini “kualitas, kualitas, dan bla.bla.bla.” namun semua algoritma sistem baik mesin pencari/sosial media memprioritaskan “engagement”, sekarang adalah jamannya engagement, dan mereka yang membuat konten menarik dan berkualitaslah (engaging) yang akan menang.

Buat sesuatu yang relevan dengan penonton

Seperti yang dikatakan pada poin no. 1, jika Anda mengerti siapa audience Anda, maka buatlah sesuatu yang “mereka cari”, “mereka butuhkan”, dan memang “ingin mereka tonton”.

Diawal-awal setiap views sangat berharga, setiap detik yang mereka habiskan pada video-video Anda adalah aset. Buatlah video yang jelas khususnya di 5-15 detik pertama, dalam waktu sesingkat itu pastikan penonton sudah mengerti apa yang akan mereka tonton.

Ingat Anda bukan youtuber terkenal dengan ratusan ribu subscriber, Anda bukan anak presiden/artis, Anda tidak bisa melakukan hal-hal sembarangan/random lalu mendapatkan viewers begitu saja.

Optimasi judul dan gambar thumbnail sebaik mungkin

Beberapa youtuber baru menganggap sepele hal seperti ini padahal efeknya sangat berpengaruh. Bagi mereka yang tidak memiliki audience sama sekali, maka judul dan thumbnail adalah satu-satunya cara video Anda bisa mendapatkan kesempatan untuk dilihat. Sebelum orang menonton video Anda, mereka hanya melihat sebuah judul dan gambar pada video Anda, jika mereka tidak mengeklik link/video tersebut maka sampai kapanpun Anda tidak akan pernah mendapatkan kesempatan untuk ditonton oleh siapapun.

Berikan waktu untuk mengoptimasi judul dan gambar thumbnail video Anda, hampir 90% video diklik karena judul dan thumbnailnya namun ingat jangan pernah membuat judul/gambar yang missleading dan tidak relevan. Reputasi diawal adalah segalanya, jangan hancurkan itu hanya untuk sebuah klik.

3. Mulai dari lingkaran sosial Anda dan jangan menggunakan teknik black-hat

Jelas cara terbaik untuk mendapatkan penonton (khususnya saat pertama kali mulai) adalah dengan mendistribusikan konten Anda ke teman-teman atau lingkaran sosial terdekat Anda entah itu di sosial media seperti Facebook/Twitter/Instagram/Line/dll. Jangan sekali-sekali melakukan spam di sosial media/forum karena YouTube sangat membenci spam (khususnya dari sosial media), ada kemungkinan besar akun Anda akan dibanned jika melanggar ketentuan ini.

Biarlah penonton datang secara natural (white-hat) walaupun akan makan waktu lama, namun memang begitulah caranya. Hampir semua youtuber yang sukses memerlukan setidaknya 1 tahun sampai mereka mulai mendapatkan trafik/penonton dan subscriber sedikit demi sedikit. Konsistensi bertumbuh secara perlahan jauh lebih baik, daripada ledakan trafik sesaat yang hilang dengan cepat begitu saja.

Kolaborasi dengan teman Anda atau youtuber lain

Jika memungkinkan lakukan colab/kolaborasi dengan youtuber lain, tidak apa-apa walaupun mereka tidak memiliki banyak subscriber atau bahkan zero subs, tujuan utama kolaborasi adalah mutualisme dalam sebuah konten, tentu akan jauh lebih cepat jika Anda bisa berkolaborasi dengan youtuber yang lebih terkenal, namun pada intinya sebuah kolaborasi bertujuan untuk memperkaya konten/video yang secara tidak langsung juga berpotensi membawa subscriber-subscriber baru.

Balas komentar di video Anda dan juga berikan komentar di video youtuber lain

Ini adalah hal yang sangat simpel, youtuber-youtuber yang super sukses pada awalnya juga melakukan hal ini. Mereka membalas setiap komen yang ada di videonya, dan mereka juga meninggalkan komentar di video youtube orang lain (namun jangan sampai spamming). Dengan begini Anda bisa membangun interaksi positif dengan para penonton dan youtuber-youtuber lainnya.

4. Optimasi tampilan dan deskripsi channel YouTube Anda

Jika Anda perhatikan semua poin-poin diatas, ternyata memarketingkan sebuah channel YouTube prinsipnya sama seperti memarketingkan sebuah blog.

Menentukan konten/video sama seperti menentukan niche blog.
Membuat video berkualitas sama seperti membuat artikel berkualitas.
Kolaborasi dengan youtuber lain sama seperti guest posting.
Berkomentar di channel youtube lain sama seperti blogwalking.
Jika Anda membuat blog baru, maka yang pertama kali Anda optimasikan tentu adalah blog itu sendiri (on-page), yang mengejutkan adalah ternyata banyak youtuber baru diluar sana yang tidak melakukan optimasi channelnya sendiri, padahal sangat simpel dan hal ini justru bisa sangat penting.

Buatlah deskripsi singkat dibagian “about” tentang apa konten-konten channel yang Anda buat dan intro singkat yang perlu disampaikan.
Koneksikan channel YouTube Anda dengan channel sosial media/website yang Anda miliki termasuk kontak email jika perlu. Pasang gambar yang menarik dibagian home/feature channel Anda dan kalau perlu buat trailer (tidak harus) supaya audience semakin tertarik untuk meng-subscribe channel Anda.
Jika Anda sudah memiliki banyak video, maka kategorikan video-video tersebut dibagian playlists supaya user juga lebih mudah menonton daftar video-video yang Anda buat.
Yang tidak kalah penting adalah optimasi setiap video dibagian judul, deskripsi, dan tag (sama seperti SEO), buatlah senatural dan serelevan mungkin, jangan pernah melakukan keyword stuffing atau spam keyword berlebihan (spam = bunuh diri).


5. Pahami dengan baik algoritma YouTube dan bermain sesuai dengan aturannya

Seperti yang dikatakan sebelumnya, sekarang adalah jamannya engagement, entah Anda bermain di search engine (SEO), sosial media, termasuk YouTube, mereka yang menang adalah mereka yang kontennya jauh lebih engaging/menarik daripada yang lain.

Karena itu missleading title, missleading thumbnail, spam keyword dan klik sudah tidak memiliki pengaruh yang berarti, bahkan bisa cenderung pada banned sebuah akun.

Ingat YouTube adalah sebuah bisnis, mereka ingin user menghabiskan banyak waktu diplatform mereka, karena itu mereka rajin mempromosikan channel (recommended videos/channel) yang bisa membuat penontonnya menghabiskan banyak waktu kunjungan (watch time) di channel tersebut.

Inilah beberapa faktor terpenting dalam engagement sebuah channel YouTube:

Faktor terpenting dan tetap yang nomor 1 adalah jumlah waktu kunjungan (watch time), sejauh ini (2016) YouTube masih memprioritaskan jumlah waktu kunjungan sebagai indikator kualitas sebuah video/channel. Mereka yang memiliki banyak jumlah waktu kunjungan akan mendapatkan ranking/posisi yang lebih baik pada hasil pencarian dan juga akan mendapat free promotion/promosi cuma-cuma dibagian home/recommended channel.
Jumlah views pada sebuah video. Semakin banyak tentu semakin bagus, ingat bahwa views tidak dihitung berdasarkan klik, tetapi setelah user menonton minimal selama 30 detik atau setengah durasi video yang bersangkutan. Jika 10 detik pertama user pergi meninggalkan video Anda, maka itu tidak dihitung sebagai sebuah views. Views yang lebih banyak biasanya akan mendapat ranking yang lebih baik pada pencarian (dengan catatan jumlah waktu kunjungannya juga baik).
Rasio like dan dislike. Walaupun tidak berpengaruh banyak, tetapi perbandingan like dan dislike juga mempengaruhi engagement dan menjadi pertimbangan YouTube dalam menentukan ranking pada hasil pencarian.
Subscriber dan social share. Channel/video yang berhasil mendapatkan banyak subscriber dan social share bisa menjadi sinyal positif bagi engagement.
Komentar. Mungkin komentar adalah faktor yang paling sedikit berpengaruh karena biasanya komentar berisi spam/promosi, orang iseng/troll, atau campuran antara komentar positif dan negatif.
Semua faktor engagement diatas menentukan seberapa jauh ranking/peringkat Anda pada hasil pencarian sebuah kata kunci (keyword), karena itu jelas hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimasi semua engagement diatas adalah membuat konten yang sangat berkualitas.

Konten dengan judul yang sedikit clickbait/ego bait juga tidak begitu bermasalah asalkan tidak missleading dan worth it, artinya user yang mengeklik video tersebut tetap mendapatkan konten yang relevan dan menghabiskan waktu yang cukup lama minimal 60-70% dari total durasi video (watch time).

Pada akhirnya konten adalah raja, “isi video” tetaplah elemen yang paling penting.

6. Kualitas views > kuantitas views

Anda tidak perlu jutaan views untuk mendapatkan peringkat yang bagus, terkadang dengan 1.000-2.000 views pun asalkan berkualitas (user menonton >50% durasi konten) video Anda bisa mendapatkan ranking 1-3 pada hasil pencarian suatu keyword, karena itu 1.000 subscriber pertama Anda adalah investor terbaik Anda.

Tanpa mereka (1.000 first subscriber) kemungkinan besar channel Anda tidak akan kemana-mana, setelah Anda mendapat ribuan subscriber, bahkan Anda bisa lebih fokus pada kualitas video karena subscriber ini dengan sendirinya akan membantu promosi video-video Anda.

Saat pertama kali mulai (0 subs) Anda bisa mencoba berbagai cara untuk mendapatkan views/subscriber ini, namun beberapa cara yang menurut saya efektif dan murni (white-hat) adalah:

Kolaborasi dengan sesama youtuber lain atau influencer.
Jika Anda memiliki blog, tidak ada salahnya Anda menempelkan video Anda pada sebuah postingan (embed) karena walaupun video YouTube ditonton pada sebuah blog, itu juga tetap dihitung sebagai views. Dengannya Anda bisa memperluas jangkauan promosi video Anda di mesin pencari (Google).
Buat konten yang berpotensi viral (sesuatu yang orang lain mau bagikan).
Buat tombol call-to-action diakhir video seperti “subscribe” atau “tonton video yang sebelumnya”. Anda juga bisa taruh link dibagian deskripsi video untuk meminta user melakukan “action” yang diinginkan.
Pada awal karir YouTube Anda, setiap views dan subscriber sangat penting, jangan sia-siakan setiap user yang datang, buatlah konten berkualitas secara kontinyu, channel Anda akan sangat beresiko dan sulit berkembang jika Anda hanya mengupload video sebulan sekali, biarpun kualitas lebih besar bobotnya dari kuantitas, faktanya orang akan mudah lupa dengan channel yang tidak sering diupdate.

Normalnya buatlah konten 1-2x seminggu, tetap prioritaskan kualitas namun jangan juga sampai mengabaikan kuantitas sama sekali. The more you make, the more people will find you.

7. Terima masukkan/feedback dari penonton Anda

Beberapa orang akan mengomentari video Anda, sebagian akan bersifat trolling (silahkan diabaikan), beberapa akan negatif, dan sebagian lainnya akan membangun.

Terimalah semua feedback ini untuk memperbaiki konten Anda yang berikutnya, entah itu positif atau negatif, memiliki seseorang yang mengkritik atau mengoreksi karya Anda tetap jauh lebih baik daripada tidak ada yang berkomentar sama sekali. Itu tandanya mereka masih peduli dan perhatian dengan karya-karya Anda.

Dan yang lebih penting jangan takut untuk bertanya kepada para fans/subscriber Anda.

Tidak ada salahnya meminta masukkan, atau tanyakan apa yang sedang mereka inginkan, ajaklah subscriber Anda untuk terlibat, berinteraksilah supaya merekapun juga semakin tertarik dengan konten-konten Anda, pada akhirnya semua creator dan karya yang diciptakan bertujuan untuk menghibur konsumennya (user).

Sebagai youtuber Anda harus komitmen memberikan konten yang dibutuhkan oleh subscriber Anda, entah itu hiburan, seni, pendidikan, dll. Teruslah dekat (stick) dengan subscriber Anda karena merekalah Anda bisa sukses.

Itulah cara supaya Anda bisa membangun channel YouTube yang sukses, pada prakteknya bisa saja tidak semulus teori diatas, karena itu hal yang paling krusial adalah perhatikan data YouTube Analytics Anda, perhatikan video mana yang memberikan hasil yang lebih baik (engagement), analisa sumber trafik mana yang paling menghasilkan, dan seperti apa demographics audience Anda.

Cara terbaik untuk memaksimalkan potensi YouTube Anda tentunya dengan mencoba sebanyak-banyaknya cara (white-hat) yang sudah Anda ketahui, perhatikan hasil analytic-nya, dan fokuskan pada yang memberi hasil terbaik.

Sekarang tinggal mengambil tindakan, lakukan dan aplikasikan apa yang sudah Anda pelajari secara nyata.

Sebagai penutup, Anda juga bisa belajar banyak dari rahasia PewDiePie berikut, bagaimana cara dia bisa menjadi youtuber tersukses didunia sampai hari ini.

Tips Menjadi Arsitek Sukses


Bagi Anda yang berprofesi sebagai arsitek, kali ini tips sukses kerja akan membahas tentang dunia kerja arsitek. Jadi seorang arsitek profesional memang sangat membanggakan, selain idaman para wanita dan juga calon mertua. Tentu profesi ini sangat prestisius dan tentu Anda akan sangat tajir jika Anda menekuninya dengan baik. Mendesain gedung-gedung pencakar langit di dunia dengan bayaran selangit tentu akan sangat membanggakan.

Namun, masa tempuh pendidikannya yang terbilang lama, biaya kuliah yang dianggap mahal, dan dituntut ketelitian yang tinggi membuat banyak orang yang enggan menekuni dunia ini. Seorang profesor arsitek di Lousiana, Amerika Serikat, Kevin J Singh berbagi trik bagaimana cara menjadi arsitek yang sukses. Apa saja? Berikut penjelasannya yang dilansir dari Archdaily, Minggu (01/01/2018).

  1. Pertama, untuk menjadi seorang arsitek yang handal, Anda harus konsisten berkarier di jalur yang Anda pilih. Anda juga harus memiliki sertifikat, agar kemampuan Anda bisa diakui.
  2. Kedua, jika Anda baru memulai bekerja di sebuah perusahaan arsitektur, tunjukkan ide, energi dan antusiasme Anda dalam bekerja sebagai anak muda.
  3. Ketiga, kembangkan jaringan. Memperbanyak jaringan pertemanan merupakan salah satu kunci dari kesuksesan. Buka diri Anda, bergaul dengan komunitas arsitektur yang ada di lingkungan Anda.
  4. Keempat, sabar jika Anda mendapatkan klien yang sok tahu. Jadilah seorang arsitek yang profesional. Jelaskan dengan baik dan tunjukkan beberapa pilihan untuk membuka pikiran si klien.
  5. Kelima, jaga sikap. Dunia arsitektur itu sangat sempit. Jaga setiap tindakan, keputusan dan sikap yang Anda buat. Karena sekecil apapun kesalahan yang Anda buat, akan selalu diingat oleh orang banyak.
  6. Keenam, kembangkan potensi diri. Menjadi arsitek merupakan pilihan Anda sendiri. Bekerja di perusahaan arsitek harusnya membuat Anda bisa mendapat pengalaman. Tapi jika Anda merasa tidak berkembang di sana, pindahlah, dan cari yang lebih baik.
  7. Ketujuh, berani mengeluarkan pendapat. Jika sedang mengadakan rapat perusahaan, jangan takut untuk menyuarakan ide. Dalam sebuah proyek yang dilakukan oleh sebuah perusahaan terdapat banyak proses. Perusahaan tentu membutuhkan ide dan pendapat karyawannya untuk mengambil keputusan.
  8. Kedelapan, rencanakan dengan matang target kerja Anda. Dalam pekerjaan, Anda harus membuat target. Target ini diperlukan untuk menentukan hasil apa yang sudah Anda dapatkan.
  9. Kesembilan, jadi berbeda. Jadilah pribadi yang berbeda dalam arti positif. Kembangkan keterampilan dan kemampuan unik yang Anda miliki.
  10. Terakhir, bagi Anda yang masih duduk di bangku kuliah, jangan ragu untuk ikut kerja paruh waktu. Dengan mengikuti kerja paruh waktu atau magang tentu akan menambah pengetahuan Anda tentang bagaimana sebuah perusahaan mengelola sebuah proyek.

Demikian tips buat Anda yang berprofesi sebagai Arsitek, semoga bermaanfaat dan menambah wawasan.

Tips Mendapatkan Surat Rekomendasi Yang Berkualitas Untuk Pencari Kerja


Sering sekali kita merasa tidak enak, bila kita minta surat rekomendasi dari atasan kita. Mungkin karena kita sudah tidak lagi bekerja dengan si bos atau bisa jadi karena sudah merencanakan cari pekerjaan lain dan atasan kita mengetahui hal itu.

Sehingga Anda merasa tidak enak atau segan bercampur takut sampai telapak tangan berkeringat? Jangan khawatir, kamu tidak sendirian. Bagaimana kalau ditolak, bahkan lebih buruk lagi, surat rekomendasinya tidak mungkin kamu gunakan?

Kita semua pernah mengalami hal yang sama. Untuk itulah kami merangkum langkah-langkah sebagai panduan untuk membantu.

Ingatlah bahwa pimpinan (atau siapapun yang kamu dekati) juga manusia, yang akan lebih senang untuk melakukan hal yang mudah, daripada tugas yang rumit dan menghabiskan tenaga dan waktu.

Ada lima langkah sederhana untuk memastikan kamu mendapatkan surat rekomendasi yang berkualitas!

#Pilih referensi yang berkualitas

Pilih pemberi referensi yang memiliki potensi dan hubungan kerja yang dekat. Jangan minta referensi dari CEO di perusahaanmu jika beliau hanya mengenalmu sepintas. Kekuatan surat rekomendasi berasal dari kualitas hubunganmu, rasa suka dan hormat dengan pemberi referensi.

Semakin dekat hubunganmu, kemungkinan mereka mau menulis rekomendasi yang berkualitas akan lebih besar. Jadi pilihlah pemberi referensi dengan bijaksana! Referensi tidak terbatas secara professional saja tapi juga secara sosial atau pendidikan agar bisa memberi pandangan yang berbeda mengenai kepribadian dan karaktermu.

#Buat permintaan tertulis

Meskipun setiap hari kamu bertemu dengan pemberi referensi, kami sarankan untuk membuat permohonanmu secara tertulis.

Dua hal yang bisa kamu dapat: Pertama memberi mereka waktu agar tidak terasa memaksa. Kedua memberimu kesempatan untuk menyampaikan dengan sopan dan menyertakan materi, sekiranya diperlukan.

#Kenali kualifikasi mereka

Penting untuk memberi pujian/rasa terima kasih atas rekomendasi mereka. Agar menjadi nilai tambah pada referensinya disamping menjadi sentuhan yang manis. Siapa yang tidak suka dipuji?

#Buat menjadi sederhana

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, kunci untuk mendapatkan sambutan hangat dari pemberi referensimu terletak pada proses yang sederhana. Pada surel permintaan surat rekomendasi, kamu harus melampirkan resume terbaru untuk referensi, termasuk juga contoh surat dan poin-poin yang dapat mereka pilih untuk dimasukkan ke dalam suratnya.

Beri informasi yang diperlukan agar mereka dapat membuat keputusan yang cepat dan efisien. Mereka akan lebih menghargaimu karena membuat permohonan yang jelas dan lengkap.

#Berikan mereka memutuskan

Yakinkan bahwa mereka boleh menentukan apa yang ingin mereka tulis pada surat tersebut. Jika perlu, tawarkan untuk menulis konsep agar mereka tinggal mengeditnya saja. Terakhir sampaikan rasa terima kasih untuk waktu yang akan mereka berikan sambil meyakinkan bahwa tidak ada paksaan untuk melakukan hal ini.

Sering kali masalahnya bukan apa yang kita minta, tapi bagaimana cara kita meminta sesuatu pada orang lain. Cara pendekatan dan sopan santun menjadi kunci yang sangat penting dalam menentukan hasilnya. Coba tempatkan dirimu pada posisi orang lain dan lihat dari sudut pandangnya. Dengan menunjukkan perhatian dan kebijaksanaan akan jauh lebih baik daripada menggunakan kata-kata yang sok pintar.

7 Pekerjaan Yang Cocok Buat Anda Lulusan Sastra


Banyak siswa yang bimbang memilih jurusan kuliah usai lulus dari sekolah menengah atas. Kedokteran, ekonomi, Teknik kerap menjadi jurusan yang banyak diincar di kampus-kampus.

Namun adapula yang meminati jurusan lain, sastra misalnya. Namun kadang masih banyak yang ragu untuk mengambil jurusan kuliah ini. Mereka masih bertanya-tanya setelah lulus akan jadi apa?

Bagi yang ingin mengetahuinya, lulusan sastra bukan berarti kamu harus selalu jadi sastrawan. Ada banyak ladang pekerjaan yang tersedia untuk lulusan jurusan ini.

Seperti mengutip Quipper, berikut pekerjaan yang bisa dipilih para lulusan Sasta, Kamis (27/12/2017):

1. Editor Penerbit Buku

Baik penerbit maupun media, keduanya membutuhkan editor bahasa. Perusahaan mematok syarat khusus untuk jabatan ini, yakni lulusan sastra.

Peraturan ini dibuat mutlak, artinya jurusan lain tidak bisa melamar untuk posisi ini. Itu berarti, Anda tak perlu khawatir, sebab pesaing pasti sama-sama dari jurusan sastra. Jadi, peluang yang terbuka pun semakin lebar.

2. Jurnalis

Nah, untuk yang suka menulis dan mebaca, jurnalis merupakan pekerjaan yang pas. Jurnalis yang dimaksud bukan hanya untuk media cetak saja, karena kini perkembangan dunia digital juga semakin pesat.

Saat ini, media online juga memberi kesempatan lebih besar untuk menjadi seorang jurnalis. Salah satu hal yang menarik dari pekerjaan jurnalistik adalah, Anda menjadi orang pertama yang dapat mengetahui peristiwa di sekitar.

3. Copywriter

Lulusan Fakultas Sastra yang terbiasa membuat kalimat indah dan menarik, cocok untuk menjadi copywriter. Seperti apa tugas copywriter? Tugasnya yaitu menulis naskah iklan untuk perusahaan yang nanti akan disiarkan di berbagai media, baik media cetak, online, televisi, maupun radio.

Tetapi, seorang copywriter juga harus mengikuti proses kreatif, mulai dari brainstorming ide hingga eksekusi dengan perusahaan pengiklan. Cocok banget nih untuk kamu yang punya banyak ide menulis.

4. Pengajar

Siapa di antara Anda yang memiliki minat mengajar? Jadi tenaga pengajar salah satu ladang pekerjaan dari jurusan sastra.

Saat ini, banyak orang berlomba-lomba untuk menjadi pengajar, bahkan yang bukan berasal dari Sarjana Pendidikan.

5. Lembaga Budaya

Bekerja di lembaga budaya bisa jadi pilihan yang pas bagi lulusan sastra. Dengan kemampuan bahasa yang dipunya plus pengetahuan tentang budaya nusantara maupun asing, bisa jadi bahan pertimbangan lembaga budaya untuk menjadikan Anda karyawannya.

Kalau bekerja di lembaga budaya, Anda bisa ikut andil dalam melestarikan budaya. Pasti seru banget deh bisa bekerja di tempat yang anti-mainstream.

6. Pariwisata

Untuk Anda yang suka jalan-jalan dan senang bertemu orang baru, cocok untuk bekerja di bidang ini. Pekerjaan di bidang jasa ini membutuhkan kemampuan bahasa yang bagus serta interaksi yang baik dengan para turis lokal maupun mancanegara.

Lulusan sastra, khususnya Sastra Inggris, bisa menjadi jadi tour guide di sebuah travel agent.

7. Kedutaan Asing

Anda tahu? Saat ini, kesempatan bekerja di kantor kedutaan bukan cuma milik anak Jurusan Hubungan Internasional saja. Lulusan Sastra Asing juga memiliki kesempatan yang sama.

Cukup menguasai dua atau tiga bahasa asing dan fasih menggunakannya dalam berkomunikasi, ditambah punya pengetahuan politik khususnya politik luar negeri, itu sudah cukup menjadi modal untuk bisa bekerja di kedutaan.

Kuncinya, Anda harus percaya sama kemampuan kamu, ya!

Tak perlu ragu lagi kawan, kamu bakal menemukan banyak sekali kampus yang menyediakan pendidikan terkait ilmu sastra ini, karena memang prospek di masa depan juga menjanjikan.

10 Tips Perencanaan Karir Agar Masadepan Sukses


Sukses dalam karir identik dengan kesejahteraan. Dibutuhkan pengetahuan dan perencanaan karir yang tepat di masa depan agar kita bisa meraih impian seperti yang kita inginkan. Hal ini merupakan sesuatu yang penting bagi karyawan. Dalam dunia kerja, ada perusahaan yang dengan senang hati memikirkan karier karyawannya dan ada pula perusahaan yang hanya menguras tenaga karyawan tanpa memikirkan masa depan mereka.

Sebagai karyawan, haruslah jeli dalam memilih perusahaan dan jika sudah terlanjur masuk ke perusahaan, maka bisa menganalisa lebih jauh apakah bertahan di perusahaan yang sama atau pindah jika tidak bisa memenuhi impian karir Anda. Jika pindah juga ada dua pilihan, mau pindah ke perusahaan lain atau memulai usaha sendiri. Keduanya punya konsekuensi masing-masing dan kita harus bisa menjalaninya dengan perencanaan yang baik pula.

Tidak semua orang paham bagaimana cara merencanakan karir yang baik. Mereka tahu ingin sukses berkarir namun kadang tak paham cara meraihnya. Untuk memudahkan perencanaan karir, berikut ini ulasan tentang 10 langkah yang dapat membantu Anda membuat dan meraih perencanaan karier yang bisa dijadikan panduan.

Masa depan adalah gambaran dari apa yang kita rencanakan dan akan lakukan nantinya. Oleh karena itu jangan berharap masa depan cerah jika saat ini tidak melakukan perencanaan yang baik. Berikut ini 10 Tips praktis yang bisa membantu menyusun masa depan yang cerah:

1. Menyusun Visi Mulai Sekarang yang Bisa Berawal dari Impian

Menyusun Visi

Jika perusahaan punya visi dan misi, maka karyawan juga harus punya visi. Visi ini bisa berawal dari mimpi yang ingin diraih. Merujuk pada ulasan Cambridge Dictionary, visi adalah pandangan masa depan (view of the future). Jadi jika ingin membuat visi maka harus bisa membayangkan diri di masa mendatang, 5 sampai 10 tahun ke depan.


Jika masih bingung membuat visi, coba ikuti cara berikut ini:

Tanyakan kepada diri apa yang Anda inginkan di masa mendatang.
Bayangkan akan menjadi apa diri Anda beberapa tahun ke depan.
Jika masih susah membayangkan sampai 5 tahun atau 10 tahun, mulailah dengan visi 2 sampai 3 tahun.
Visi adalah panduan kemana harus melangkah kedepannya. Anda harus jeli dalam membuat visi, jangan seperti memilih pakaian yang akan digunakan hari ini yang bisa beganti-ganti pakaian. Visi harus spesifik, dan perlu mengujinya, apakah hal itu memang benar-benar yang Anda inginkan di masa mendatang. Visi bisa berganti namun jangan terlalu sering yang berakibat tidak fokus atau bahkan gagal meraihnya.

2. Mulai Mengenali Diri, Jangan Fokus pada Kelemahan, Pacu terus Kekuatan

Fokus pada kekuatan bukan kelemahan

Melihat kekuatan dan kelemahan ini tidaklah gampang. Kadang orang lain lebih paham tentang kita akibat ego kita terhadap keinginan yang bukan di bidang dimana kita berbakat. Untuk bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimiliki namun secara objektif bisa meminta pendapat dari beberapa teman dekat. Catatlah hal-hal yang mereka ungkap mengenai kekuatan dan kelemahan diri Anda.

Walaupun pendapat teman yang Anda mintai masukan tidak sesuai dengan keyakinan, tampung saja semuanya. Andalah yang harus mengambil peran lebih banyak untuk mengenal kekuatan dan kelemahan karena seharusnya Anda adalah orang yang paling mengerti diri.

3. Review Pencapaian Masa Lalu, Pacu Bidang yang Sudah Berhasil, Jangan Fokus pada Kegagalan

Review Pencapaian

Dalam bekerja atau beraktifitas, jadikan keberhasilan demi keberhasilan sebagai sebuah kebiasaan yang membanggakan. Setiap ada kegagalan, evaluasi sejenak dan segera lupakan, namun jika punya keberhasilan, evaluasi menyeluruh agar bisa mengulanginya lagi di masa yang akan datang dengan lebih gemilang lagi.

Ada baiknya mencatat setiap penghargaan atau prestasi yang pernah diperoleh saat bekerja. Bisa aja catatan prestasi ini kelak bermanfaat saat mencari pekerjaan atau karir baru. Selain membuat resume atau CV lebih menarik, catatan prestasi juga berguna untuk perencanaan karir kedepannya.

4. Fokus dan Tingkatkan terus Keterampilan yang Dikuasai

Keterampilan biasanya sejalan dengan minat. Tak ada salahnya mencatat keterampilan yang Anda kuasai untuk merencanakan masa depan dengan lebih baik. Keterampilan tidak pelu banyak-banyak, yang penting ahli di satu bidang yang diminati, misalnya ketrampilan menulis untuk pekerjaan reporter, selain itu kemampuan observasi, menginterview, menginvestigasi, menulis, mengedit, dan lain sebagainya.

Dengan mencatat dan mengetahui keterampilan yang dikuasai, kita dapat menyesuaikan jenis pekerjaan yang berhubungan dengan keterampilan tersebut. Perencanaan karier juga lebih mudah dilakukan karena tidak terbatas dengan satu jenis pekerjaan saja.

5. Ikuti Passion karena Passion akan Menunjang Keterampilan sehingga Bisa Menjadi Profesional dalam Bekerja

Ikuti Passion

Bekerja dengan passion akan membuat semakin produktif, karena dengan passion Anda akan rela berkorban apa saja termasuk uang, waktu dan tenaga. Passion akan memberikan kepuasan dan rasa bahagia yang tak bisa dibayar dengan apapun juga.

Contoh passion adalah misalnya Anda adalah seorang karyawan di perusahaan IT dan sangat tertarik di bilang teknologi komputer dan gadget, jika sudah punya passion di bidang tersebut, maka Anda akan rela mengembangkan minat di bidang itu sepulang kerja. Bisa jadi Anda akan menemukan ilmu-ilmu baru di bidang teknologi komputer.

Hal ini berkebalikan juga jika posisi Anda bekerja pada bidang yang tidak disukai. Daripada buang waktu percuma, ada baiknya mencari pekerjaan yang sesuai dengan passion agar hasil kerja juga maksimal.

6. Cermat Membaca Tren dan Peluang Karir di Masa Depan

Harus bisa melihat trend dan peluang karir

Perkembangan teknologi yang pesat seperti saat ini disadari atau tidak telah menutup beberapa pekerjaan sekaligus membuka kesempatan karir di bidang yang lainnya. Contohnya saja pekerjaan atau bidang yang terkait surat menyurat, fotografi dan sejenisnya. Sebagai gantinya kesempatan berkarya di bidang aplikasi android dan transaksi berbasis online terbuka lebar.


Kita harus jeli membaca tren masa depan ini. Jangan sampai kita menggeluti bidang yang ternyata kedepan sudah tidak ada lagi akibat tergilas kemajuan teknologi. Jika kita tak bisa memprediski tren masa depan, setidaknya kita bisa cepat adaptasi dan menyesuaikan keterampilan yang kita miliki dengan kondisi saat ini.

7. Membuat Career Path yang Terukur dengan Metode “SMART”

Jalur Karir

Metode SMART yaitu Specific, Measureable, Achievable, Realistic, dan Time-bound banyak digunakan dalam perencanaan karir karena lebih spesifik, dapat dicapai, realistis dan memiliki tenggat waktu dalam pencapaian tujuan.

Anda bisa memulai metode tersebut dengan menentukan apa yang akan dilakukan beberapa tahun ke depan. Bisa dimulai dengan perencanaan setiap tahunnya, setiap 6 bulan dan bahkan gol setiap bulannya. Jangan lupa untuk disiplin melakukan evaluasi, setidaknya evaluasi pencapaian setiap bulan atau setiap 6 bulan untuk meraih karier yang Anda idamkan.

8. Jalankan Rencana Karir yang sudah Dibuat dengan Disiplin dan Bertanggung Jawab

Jalan sesuai rencana

Banyak orang gagal karena tidak disiplin dalam menjalankan rencana yang sudah dibuat. Sebuah perencanaan yang matang dan detail tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya eksekusi. Metode SMART akan banyak membantu memberikan panduan bagaimana membuat sebuah perencanaan karir yang tepat.

9. Demi Menunjang Tujuan yang Ingin Diraih, Tingkatkan Terus Keterampilan dan Level Pendidikan

Meningkatkan Keterampilan

Tak jarang rencana karir yang ingin diraih membutuhkan ketrampilan yang memadai dan juga level pendidikan yang setara. Mau tidak mau Anda harus lakukan ini. Meningkatkan ketrampilan dan pendidikan juga bisa jadi media kita untuk memperluas wawasan, koneksi dan peluang karir atau bisnis yang lebih baik lagi kedepannya.

10. Lakukan Evaluasi Perencanaan Karir Secara Berkala, Bisa Triwulan, Semester atau Tahunan

Evaluasi kerja

Evaluasi rutin merupakan bagian penting dari sebuah perencanaan. Kegiatan evaluasi ini bertujuan untuk mengontrol dan memperbaiki hal-hal yang telah dilakukan apakah sesuai di jalur perencanaan karier atau menyimpang. Di sisi lain, evaluasi rutin terhadap perencanaan karier, juga bisa dijadikan sebagai metode yang efektif untuk mencapai tujuan karir secara berkala.

Memahami Potensi diri dan Evaluasi Berkala Sebagai Kunci Masa Depan yang Cerah

Masa depan adalah seperti apa yang kita rencanakan. Dalam perencanaan karier, seringkali perlu meluangkan waktu untuk mengenal diri sendiri, dan melihat peluang di luar diri kita. Lebih awal dalam merencanakan karir akan lebih baik, syaratnya harus bertindak sesuai rencana dan mengevaluasinya secara rutin.

Jika diperlukan, konsultasi dengan bagian personalia agar perencanaan karier semakin baik. Langkah di atas bisa membantu membuat “career path” yang baik ke depannya.

Tips Jitu Agar Kerja Lebih Semangat Dan Produktif Ditahun 2018


Tahun akan segera berganti, 2018 didepan mata, saat yang tepat menyusun rencana.

Kunci keberhasilan ditempat bekerja adalah Produktivitas. Pemilik bisnis, manajer, dan eksekutif semua ingin mendapatkan hasil kerja nyata yang maksimal dari setiap karyawannya.

Di sisi lain, para karyawan terjebak dalam rutinitas kerja yang itu-itu saja berangkat kerja pagi buta, tenggelam dalam setumpuk proyek dan rapat ini-itu, lalu pulang tengah malam. Hasilnya? Pekerjaan yang tadinya kita cintai jadi terasa penat membosankan. Pada akhirnya, kurangnya produktivitas di tempat kerja menyebabkan kurangnya kebahagiaan Anda secara keseluruhan. Apesnya lagi, jika Anda tidak bekerja segiat dan seefektif rekan kerja Anda, masa depan pekerjaan jangka panjang Anda bisa terancam punah.

Sengsara di tempat kerja tak perlu Anda jadikan sebuah gaya hidup. Dengan 2017 akan segera berakhir, sekarang saatnya untuk bangkit dan mulai membuka lembaran baru demi bekerja lebih semangat dan produktif. Coba taktik jitu ini yang akan membuat Anda bekerja lebih semangat dan selalu bahagia di tempat kerja.

Bekerja lebih semangat dan produktif, bagaimana caranya?

1. Temukan apa yang membuat Anda bahagia

Terdengar picisan, namun percayalah ini akan berhasil. Tidak peduli apa yang Anda lakukan atau di mana Anda berada, mulailah bahagia sejak detik ini.

Mulai dengan mencari sesuatu untuk disyukuri; setiap orang memiliki setidaknya satu hal kecil untuk disyukuri. Entah itu lokasi kantor yang strategis dekat dengan pusat jajanan enak, secangkir kopi hangat bikinan si mbak yang selalu menyambut Anda di pagi hari, atau bahkan sekadar bayangan kasur dan bantal hangat yang menanti kepulangan Anda di rumah.

2. Buat meja kerja senyaman rumah Anda

Karena Anda menghabiskan begitu banyak waktu terpaku di meja kerja, jika Anda ingin bekerja lebih semangat dan lebih produktif, mengapa tidak menghias meja kerja dengan gaya khas Anda, misalnya dengan membawa boneka, pajangan meja, tas makeup cadangan, bingkai berisi foto anggota keluarga atau kekasih hati, atau mungkin poster idola kesayangan? Dengan begitu, Anda bisa membuat diri Anda nyaman dan santai di kantor, layaknya di rumah sendiri. Tentu harus disesuaikan dengan kebijakan perusahaan, ya!

Yang perlu diingat, meja yang berantakan adalah pertanda pikiran yang berantakan. Jadi, seramai apapun dekorasi meja Anda, tetap usahakan agar bersih dan rapi teratur. Waktu yang Anda habiskan mencari kertas-kertas penting yang terselip di suatu tempat setiap hari adalah waktu tambahan yang sebenarnya bisa Anda gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan Anda.

3. Istirahat saat Anda mulai merasa jenuh

Setelah ngopi dan sarapan sebentar, pagi hari memang menjadi waktu yang paling tepat untuk menumpahkan segala tenaga dan pikiran untuk bekerja. Begitu jarum jam bergeser sedikit menuju sore hari…

Kok rasanya mata sudah mulai berat, ya? Untuk menghindari kepergok si bos saat sedang curi-curi tidur siang, coba bangkit dari kursi untuk ngulet atau jalan-jalan sebentar; mungkin ke pantry untuk isi air minum, ke toilet untuk cuci muka, atau keluar gedung untuk cari cemilan sore. Selingan singkat dari pekerjaan benar-benar dapat meningkatkan produktivitas Anda dengan memompa aliran darah segar mengalir lancar sehingga memungkinkan Anda untuk kembali memelototi pekerjaan dengan mata segar.

4. Kurangi multitasking

Meski bekerja erat hubungannya dengan multitasking, ngotot untuk menyelesaikan lebih dari satu tugas berbarengan justru bisa membuang waktu berharga daripada bermanfaat. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang-orang yang mencoba untuk melakukan dua atau lebih kegiatan sekaligus malah menjadi mudah teralihkan pikirannya, dan kualitas pekerjaan mereka buruk.

Fokus selesaikan satu tugas di satu waktu sebelum beralih ke proyek berikutnya. Tak tahu harus mulai dari mana? Contek trik pomodoro untuk bantu Anda lebih fokus bekerja.

5. Hindari makan siang porsi besar

Saat kelaparan, sepiring besar nasi padang dan semangkuk es campur tampak sangat menggoda iman. Tapi jangan salah, makan siang membabi buta seperti ini justru hanya akan mengisi perut anda dengan gula sederhana yang hanya menyediakan energi tinggi namun sebentar. Hasilnya, Anda akan semakin loyo dan mengantuk di sore hari.

Sebaliknya, bagi porsi makan Anda dalam 4-5 kali sesi cemilan sehat kaya akan protein, serat, dan antioksidan yang akan membuat Anda kenyang dan tetap fokus lebih lama. Misalnya, secangkir greek yogurt dan granola bar menjelang makan siang, kemudian semangkuk oatmeal dengan topping granola, buah-buahan, dan madu di sore hari.

6. Temukan kembali alasan Anda bekerja sebenarnya

Pada tahun 1983 Steve Jobs meyakinkan CEO Apple di masa depan John Sculley untuk meninggalkan pekerjaannya di PepsiCo dengan melontarkan satu pertanyaan: “Apakah Anda ingin menghabiskan sisa hidup Anda berjualan air berperisa atau Anda ingin mengubah dunia?”

Mengapa ini efektif? Selain menyentil rasa ingin tahu dan imajinasinya, pertanyaan tersebut memberi Scully kesempatan untuk melakukan sebuah pekerjaan yang memiliki arti baginya. Hal ini juga telah didukung oleh penelitian dari Wharton profesor manajemen Adam Grant, yang telah menemukan bahwa karyawan yang tahu bagaimana pekerjaan mereka memiliki makna dan dampak positif pada orang ain tidak hanya merasa lebih bahagia daripada mereka yang tidak, namun juga jauh lebih produktif.

Tak peduli seberapa besar tujuan akhirnya menemukan obat penyembuh HIV/AIDS atau memberi tawa pada pembaca Anda ketika Anda terlibat dalam kegiatan yang berarti bagi Anda, Anda akan bekerja lebih semangat, lebih terinspirasi, puas, termotivasi, dan bahagia.

7. Rayakan kemenangan, sekecil apapun

Setiap kali Anda menyelesaikan satu tugas dari daftar harian yang bejibun, kelegaan yang Anda rasakan akan mendorong otak untuk melepaskan senyawa kimia dopamine yang bertanggung jawab untuk mood positif. Entah itu dengan makan malam romantis dengan pasangan, membeli gadget baru, menikmati sepotong permen, atau meluangkan waktu untuk memanjakan diri dengan pergi ke bioskop atau nyalon, dorongan dopamin akan memberikan Anda motivasi lebih banyak untuk semakin bergerak maju dan melakukan lebih banyak lagi.

Ketika terjebak di masa-masa sulit, coba untuk mengingat kesuksesan di masa lalu tak peduli seremeh apapun itu  untuk membantu meningkatkan semangat dan kepercayaan diri untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Keyakinan Anda terhadap kemampuan diri sendiri terbukti dapat mencerminkan hasil kerja nyata yang lebih positif di tempat kerja.

8. Tersenyumlah

Mengenang memori indah seperti contoh di atas juga akan membuat Anda tersenyum. Sesuatu yang sederhana seperti tersenyum dapat meningkatkan kebahagiaan Anda di tempat kerja karena memberitahu otak untuk menjadi lebih bahagia, berkat pelepasan senyawa neuropeptida. Tersenyum juga “menular” sehingga membuat rekan kerja di sekitar Anda ikut tersenyum dan bekerja lebih semangat.

9. Temukan sahabat di tempat kerja

Christine Riordan menyatakan di Harvard Business Review bahwa karyawan yang memiliki teman dekat di tempat kerja melaporkan bekerja lebih semangat. Pekerjaan mereka juga jadi lebih menyenangkan, dapat dinikmati, bermanfaat, dan memuaskan. Selain itu, memiliki sekelompok teman di tempat kerja dapat menyediakan dukungan, rasa persaudaraan, dan loyalitas. Siapa sih, yang tidak ingin ramai-ramai hangout karaoke-an merayakan kesuksesan proyek atau sekadar melepas stres?

10. Lakukan ritual penyemangat sebelum mulai kerja

Apa Anda lebih menyukai memulai hari dengan tenang, lengkap dengan secangkir kopi hangat dan koran di tangan? Atau Anda tipe orang yang akan bekerja lebih semangat dengan ditemani dentuman musik rock di pagi hari sembari mengisi ulang tenaga? Apapun itu, lakukanlah sesuatu yang bisa mendongkrak semangat dan mood positif Anda di pagi sebelum mulai bekerja. Penelitian menunjukkan bahwa ketika tubuh dan mental kita “didandani” untuk menjadi lebih bahagia sebelum mengerjakan suatu tugas, kita akan bekerja lebih baik.